BERITA HOT

OJK Gelar Sosialisasi Pasar Modal untuk ASN Banten

SERANG, –Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten menggelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten. Kegiatan ini digelar di Ruang Auditorium Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Selasa (8/4/2026).

Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewiyanti. Hadir pula sejumlah pejabat daerah, seperti Kepala BPKD Provinsi Banten, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Inspektur Daerah, Kepala OJK Banten, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Serang.

Rina menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi ASN, terutama dalam memahami pasar modal sebagai instrumen investasi resmi.

“ASN tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus rasional, berbasis data, dan tidak terjebak spekulasi,” kata Rina kepada wartawan usai acara.

Ia menyoroti kondisi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari tekanan geopolitik hingga fluktuasi ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Ini bukan sekadar isu global. Dampaknya nyata sampai ke daerah, daya beli masyarakat, hingga stabilitas keuangan keluarga,” ujarnya.

Menurut Rina, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan ASN. Pertama, kondisi tidak pasti harus disikapi dengan perhitungan matang, bukan kepanikan. Kedua, memperkuat ketahanan finansial pribadi melalui perencanaan keuangan yang sehat. Ketiga, menghindari investasi bodong dengan memahami risiko dan mengutamakan keberlanjutan.

“ASN juga harus menjadi agen literasi di masyarakat, mampu mengedukasi dan melindungi dari misinformasi keuangan,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, terang Rina, bahwa peserta mendapat pemahaman tentang berbagai produk pasar modal seperti saham, obligasi, dan reksa dana, termasuk karakteristik, manfaat, serta risikonya.

OJK juga mengingatkan pentingnya memilih investasi yang legal dan sesuai aturan untuk menghindari praktik ilegal.

“Selain itu, aspek integritas, transparansi, dan kepatuhan turut ditekankan. ASN diingatkan untuk menjauhi gratifikasi dan memperkuat tata kelola keuangan yang baik,” jelasnya.

Rina berharap, melalui kegiatan ini, ASN dapat menjadi agen literasi keuangan, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat luas. (Red)

Deni

Recent Posts

Kapolres Pandeglang Ingatkan Sopir Angkutan: Jangan Paksakan Nyetir Saat Ngantuk!

PANDEGLANG, – Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama para pengemudi angkutan umum. Pesan tegas itu…

1 jam ago

Ketum KNPI Serukan Pemuda Kompak Dukung Prabowo, Ancam Anarkis Saat Sumpah Pemuda Ditindak Tegas

JAKARTA, – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dr. H. Ali Hanafiah, SE.,…

17 jam ago

Hotel Tentrem Jakarta Gelar ASMARANALA Wedding Showcase, Hadirkan 35 Vendor dan Hadiah Bulan Madu

bantenonline.com - Merencanakan pernikahan bukan sekadar menentukan lokasi dan dekorasi. Ada banyak detail yang perlu…

2 hari ago

Endan Umar, ASN Humanis yang Jadi Perekat Wartawan dan DPRD, Kini Hijrah ke Kementerian Haji

PANDEGLANG, – Ada masa untuk bertugas, ada masa untuk melangkah ke tempat baru. Prinsip itulah…

2 hari ago

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Enam Pelanggaran Dibidik!

PANDEGLANG, – Siap-siap! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Polda Banten, bakal menggelar Operasi Patuh…

3 hari ago

Andra Soni Dukung Pelestarian Baduy, 70 Ribu Bibit Pohon Ditanam

LEBAK, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga kelestarian…

3 hari ago