BERITA HOT

Ngebut, Kabur, Apes! Polantas Pandeglang Ciduk Diduga Pengedar Narkoba

PANDEGLANG, –Aksi nekat dua pemuda yang ngebut melawan arus di sekitar Masjid Agung Al-Rahman, Pandeglang, berakhir apes. Setelah dikejar Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Pandeglang, salah satu dari mereka akhirnya diciduk.

Dari tangannya, petugas menemukan ratusan butir obat-obatan terlarang. Peristiwa menegangkan itu terjadi Senin (2/2/2026).

Awalnya, polisi menerima laporan warga soal maraknya pelanggaran lalu lintas, termasuk pengendara motor yang kerap melawan arus dari arah Rumah Tahanan (Rutan) Pandeglang menuju Masjid Agung Al-Rahman.

Tak mau kecolongan, petugas langsung bergerak. Tiga titik akses dipantau dan diblokade, yakni Gang Polres Pandeglang, Gang Masjid Agung Al-Rahman, dan Gang Rutan Pandeglang.

“Saat pemantauan, kami melihat sepeda motor Suzuki Satria FU berwarna biru ditumpangi dua orang tanpa helm. Begitu melihat petugas, mereka langsung tancap gas dan masuk ke gang,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Pandeglang IPDA Hartono.

Kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Saat jalur keluar gang sudah dihadang, pengendara sempat berbalik arah dan kembali mencoba kabur.

“Karena jalur sudah ditutup, mereka kembali masuk ke gang dan berusaha melarikan diri. Itu yang membuat kami semakin curiga,” ujar Hartono.

Upaya kabur itu akhirnya kandas. Dengan bantuan warga, petugas berhasil mengamankan satu pelaku di gang depan Masjid Agung Al-Rahman. Pelaku berinisial RA (26), warga Kabupaten Pandeglang. Sementara satu rekannya berhasil lolos dan kini masih diburu.

Saat digeledah, tas yang dibawa RA berisi ratusan butir obat-obatan terlarang.

“Barang bukti yang diamankan 152 butir hexymer dan 211 butir tramadol yang sudah dikemas rapi dan diduga siap edar,” jelas Hartono.

Kepada petugas, RA mengaku obat-obatan tersebut akan diedarkan di wilayah Pandeglang dan diperoleh dari Jakarta. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Pandeglang untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus. (Red)

Deni

Recent Posts

Peringati Hari Bumi 2026, Tinawati: Bumi Sehat Warisan Terbaik Anak Cucu

TANGERANG, –Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari…

14 jam ago

Memiliki Daya Tarik Ekonomi, Banten Jadi Tujuan Migrasi Penduduk

CILEGON, –Provinsi Banten menjadi salah satu tujuan migrasi penduduk dari berbagai daerah karena dinilai memiliki…

14 jam ago

Andra Soni Gandeng Muhammadiyah, Bentengi Anak dari Dampak Negatif Digital

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…

15 jam ago

Ali Hanafiah Terpilih Jadi Ketua Umum FHI Banten Lewat Muslub

SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…

17 jam ago

Ketua LSM Turun Gunung, Ikut Tanam Pohon di Pulosari

PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…

20 jam ago

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…

21 jam ago