BOGOR, –Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
Seluruh peserta Rakornas mendapatkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Prabowo menekankan pentingnya pemimpin memahami peran dan tugasnya serta berpegang pada nilai kejujuran, pengabdian, dan melayani seluruh lapisan masyarakat.
“Rakyat kita rakyat yang baik. Mereka ingin pemimpin yang baik, yang jujur, memimpin untuk semua, bukan untuk golongan,” ungkap Prabowo dalam Rakornas bertema Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Menuju Indonesia Emas 2045.
Prabowo mengatakan masih ada pihak yang meragukan kemampuan Indonesia sebagai bangsa dan negara. Karena itu, para pemimpin diminta waspada dan memahami situasi, termasuk sejarah, latar belakang Nusantara, serta kondisi daerah masing-masing.
“Kita ratusan tahun diganggu, bahkan dijajah. Mereka yang melupakan sejarah akan terbelit kesalahan masa lalu. Hari ini kita mendapat kesempatan melihat bagaimana dunia sebenarnya,” katanya.
Menurut Prabowo, Indonesia dibangun dari pengorbanan besar rakyat. Oleh karena itu, seorang pemimpin tidak boleh lupa bahwa tugas utamanya adalah berbakti dan mengabdi kepada rakyat.
“Ini mudah diucapkan, tapi harus dibuktikan,” ujarnya.
Prabowo juga menegaskan politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif dan nonblok. Ia menilai Indonesia berada di tengah dinamika dan konflik ideologi global.
“Indonesia berada di tengah perang ideologi dunia. Kita harus waspada dan memahami tantangan global. Saya menjalankan politik luar negeri bebas aktif, tidak mengikuti pakta militer mana pun,” kata Prabowo.
Ia menambahkan Indonesia harus mengandalkan kekuatan sendiri.
“Kalau diserang, belum tentu ada yang membantu. Kita harus berdiri di kaki sendiri. Hari ini yang kuat berbuat semaunya, yang lemah akan merana,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengajak seluruh pihak bersama-sama mengentaskan kemiskinan. Ia menegaskan kekayaan alam Indonesia yang melimpah harus dikelola untuk kesejahteraan rakyat.
“Mari kita bulatkan tekad untuk menjaga dan mengelola kekayaan alam demi kesejahteraan rakyat,” kata Prabowo.
Prabowo menyebut swasembada pangan, swasembada energi, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pilar utama pembangunan nasional.
“Swasembada pangan adalah pilar utama dari strategi yang saya tawarkan dan jalankan saat ini,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan Rakornas dihadiri 4.011 peserta. Sebanyak 525 peserta berasal dari pemerintah pusat dan 3.486 peserta dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota.
Tito menjelaskan Rakornas dibagi ke dalam tiga sesi pemaparan program strategis Presiden Prabowo. Sesi pertama membahas kebijakan ekonomi, investasi, dan energi. Sesi kedua membahas koperasi desa/kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, kampung nelayan Merah Putih, serta program MBG.
“Sesi ketiga membahas penegakan hukum,” ujarnya. (Red)
TANGERANG, –Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari…
CILEGON, –Provinsi Banten menjadi salah satu tujuan migrasi penduduk dari berbagai daerah karena dinilai memiliki…
SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…
SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…
PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…