BERITA HOT

Nelayan Cikeusik Berharap Modernisasi Kampung Nelayan Dongkrak Harga Ikan

PANDEGLANG, –Nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang berharap program modernisasi kawasan pesisir yang dilakukan pemerintah dapat meningkatkan harga jual ikan hasil tangkapan mereka.

Pasalnya, hasil tangkapan nelayan tidak selalu stabil. Pada musim tertentu, mereka bahkan terpaksa lebih lama menyandarkan perahu di dermaga karena tidak bisa melaut.

Salah satu nelayan Cikiruhwetan, Mawardi (70), mengaku selama ini ikan hasil tangkapannya kerap dihargai murah. Akibatnya, uang yang dibawa pulang dari hasil melaut tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

“Pertama kita ada pengeluaran untuk solar. Ngambilnya cukup jauh dan harganya juga berbeda,” kata Mawardi saat kunjungan Wakil Gubernur Banten diacara Safari Ramadhan di Kecamatan Cikeusik.

Selain bahan bakar, biaya operasional dan logistik selama melaut juga menjadi beban nelayan. Menurutnya, selisih antara pendapatan dan pengeluaran saat melaut sangat tipis. Hasil tangkapan juga harus dibagi dengan kru kapal.

“Karena nggak bisa melaut sendiri,” imbuhnya.

Mawardi juga mengeluhkan kondisi cuaca dalam setahun terakhir yang dinilai kurang bersahabat. Kondisi tersebut membuat banyak nelayan tidak berani melaut karena berisiko tinggi. Sementara sebagian besar warga di Cikeusik menggantungkan hidup dari pekerjaan sebagai nelayan.

“Itu juga seharusnya bisa diperhatikan,” ujarnya.

Nelayan lainnya, Yusuf Khudaeri, juga berharap keberadaan KNMP bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan. Apalagi sebagian besar nelayan di Cikeusik masih menggunakan peralatan tradisional.

“Oleh karena itu, kami berharap fasilitas yang disediakan pemerintah ini tidak hanya sampai selesai pembangunannya saja, tapi juga ada pendampingan agar nelayan di sini bisa naik kelas,” jelasnya.

Wagub Dimyati saat Safari Ramadhan di Kecamatan Cikeusik.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan pemerintah saat ini fokus meningkatkan kesejahteraan nelayan, salah satunya melalui program KNMP.

“Pelelangan yang dulu kumuh, melalui program KNMP dibuat lebih bersih, rapi dan tertata dengan baik. Termasuk pengelolaannya juga lebih modern,” kata Dimyati.

Menurutnya, KNMP Cikiruhwetan menjadi salah satu proyek percontohan modernisasi kawasan pesisir. Pembangunan meliputi tempat pelelangan ikan yang lebih modern, dermaga, bengkel, serta balai nelayan yang dapat digunakan untuk pelatihan.

“Anggaran yang digelontorkan pemerintah ke sini sudah sangat besar. Maka dari itu masyarakat diharapkan merawat semua fasilitas yang sudah disediakan untuk kepentingan bersama,” ujarnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Wagub Banten Puji QRIS: Transaksi Cepat, Transparan hingga Lintas Negara

JAKARTA, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memuji kemudahan pembayaran menggunakan Quick Response Code…

13 jam ago

Pemprov Banten Luncurkan QRIS Samling, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

SERANG, – Pemprov Banten meluncurkan QRIS Samling Movement untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor…

1 hari ago

Gubernur Banten Sambangi Keluarga 2 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

DEPOK, – Gubernur Banten Andra Soni menyambangi kediaman keluarga dua jurnalis yang hilang kontak saat meliput…

1 hari ago

Kapolres Lebak Takziah ke Rumah Jurnalis ANTARA yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAK

LEBAK, – Duka menyelimuti keluarga almarhum M Bagus Khoirunas, jurnalis Kantor Berita ANTARA yang hilang…

1 hari ago

Ketum DPP KNPI Dukung Kuliah Gratis: Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

JAKARTA, – Wacana menggratiskan pendidikan hingga perguruan tinggi mendapat dukungan dari Ketua Umum Dewan Pengurus…

1 hari ago

Bupati Pandeglang Koordinasi dengan SAR Buka Peluang Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK Arupadhatu I

PANDEGLANG, – Harapan menemukan lima jurnalis dan dua anak buah kapal (ABK) yang masih hilang…

2 hari ago