PANDEGLANG, – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Pandeglang dan Lebak kembali menjadi sorotan. Sejumlah lampu jalan dilaporkan tak berfungsi, baik yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.

Pantauan di lapangan, kondisi gelap tampak di jalur perkotaan, terutama ruas AMD Lintas Timur Kadubanen mulai dari Cigadung, Kecamatan Karang Tanjung hingga Cipacung, Kecamatan Kaduhejo. Kondisi tersebut dinilai rawan kecelakaan dan tindak kriminal karena hampir tak ada penerangan.

Aktivis Badan Pemantau Pembangunan Provinsi Banten (BP3B), Aang Kunaefi bersama Apandi Jarkasih, mengaku prihatin. Menurut mereka, persoalan PJU di Pandeglang dan Lebak sudah bertahun-tahun tak mendapat penanganan serius.

“Keluhan masyarakat soal PJU sudah sering disampaikan, baik langsung maupun lewat media sosial. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari Dishub Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat,” ujar Aang, Jumat (5/12/2025).

BACA JUGA :  Program Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Pandeglang, Diapresiasi Bupati Dewi
IMG-20251205-WA0131-300x215 Minim PJU di Pandeglang-Lebak Disorot, Jalan Gelap Dinilai Rawan Kejahatan
Jalan menuju obyek wisata Tanjung Lesung minim PJU

Aang berharap Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat, terutama terkait PJU di wilayah Banten Selatan. Ia menyoroti sejumlah jalur penting seperti AMD Lintas Timur Kadubanen, Pandeglang–Rangkasbitung, hingga akses menuju kawasan wisata Panimbang–Tanjung Lesung.

“Kami berharap koordinasi dan sinergi soal penanganan PJU bisa lebih intensif. PJU ini fasilitas vital untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat,” katanya.

IMG-20251205-WA0137-300x184 Minim PJU di Pandeglang-Lebak Disorot, Jalan Gelap Dinilai Rawan Kejahatan
Terlihat jalan menuju masuk kawasan Tanjung Lesung kalau malam gelap gulita

Keluhan serupa disampaikan Agus, warga Kecamatan Karang Tanjung. Ia menyebut PJU di sepanjang Lintas Timur Kadubanen—mulai depan Badan Diklat Provinsi Banten hingga lampu merah Kadubanen—nyaris gelap gulita.

“Sudah hampir 10 tahun PJU di Kadubanen dibiarkan mati. Ada tiangnya, tapi lampunya nggak berfungsi. Padahal jalur itu rawan lakalantas dan sudah lama dikeluhkan warga,” tuturnya.

BACA JUGA :  SPPG BNN Karya Padarincang Bersinar Diresmikan, Gubernur Andra Sebut Investasi Masa Depan

Hingga kini, titik-titik rawan kecelakaan dan kriminalitas di Pandeglang dan Lebak masih banyak yang belum memiliki PJU atau lampunya tidak berfungsi. Belum terlihat tanda-tanda perbaikan maupun pembangunan PJU baru di lokasi-lokasi tersebut. (Red)