PANDEGLANG, –Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang membuka seleksi dan pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026.

Seleksi ini dilakukan untuk menjaring putra-putri terbaik yang akan bertugas pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI. Selain itu, kegiatan ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan wawasan kebangsaan.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Kesbangpol Pandeglang dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan Dewan Pembina Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Pandeglang. Peserta tidak hanya mengikuti berbagai tahapan tes, tetapi juga mendapatkan pembekalan materi kebangsaan.

Wakil Ketua III DPRD Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat, MM Fuhaira Amin, hadir sebagai pemateri. Ia menyampaikan materi terkait wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Genjot Program Bang Kaliandra, 19 Ribu Bibit Pohon Ditanam di Serang

“Visi itu ibarat mata yang memandang tujuan ke depan. Sedangkan misi adalah langkah kaki dan gerak tangan kita untuk mencapainya,” kata Fuhaira kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

Fuhaira juga menegaskan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, bentuk negara kesatuan sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 1 ayat 1 bersifat final.

“NKRI adalah harga mati dan tidak bisa ditawar oleh kepentingan apa pun,” ujarnya.

Ia turut menjelaskan makna kepemimpinan kepada peserta seleksi. Menurutnya, pemimpin bukan sekadar atasan, tetapi sosok yang mampu menggerakkan anggotanya.

“Pemimpin itu bukan bos, tapi penggerak. Ia harus mampu membawa anggotanya menuju kesuksesan bersama,” ucapnya.

Ia menambahkan, seorang pemimpin harus siap menanggung tanggung jawab lebih besar, termasuk atas kesalahan dalam organisasi.

BACA JUGA :  Peringati Hari Bumi 2026, Tinawati: Bumi Sehat Warisan Terbaik Anak Cucu

“Pemimpin harus siap dihukum dua kali lipat. Selain itu, pemimpin juga harus mau berbagi ilmu, rezeki, dan kekuasaan,” pungkasnya. (Yus)