PANDEGLANG, – Menteri Transmigrasi RI H. M. Iftitah Sulaiman pulang kampung ke Pandeglang, Banten. Ia hadir dalam Latihan Gabungan (Latgab) Paskibra se-Kabupaten Pandeglang 2025 di Gedung Pancasila (GP) Pandeglang, Sabtu (22/11/2025).
“Baru saja saya memberikan semacam kuliah umum untuk adik-adik Paskibra Pandeglang. Intinya memberi motivasi supaya mereka lebih sukses ke depannya,” kata Iftitah kepada wartawan.
Iftitah menegaskan keterbatasan SDM tak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkembang. Ia mengatakan dirinya juga berasal dari Pandeglang dan mengalami hal serupa.
“SDM saya juga terbatas. Tapi kalau mereka mau mengubah nasib dengan tujuan jelas dan mau menempa diri serta menuntut ilmu, insyaallah mereka akan sukses,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Iftitah menyinggung program sekolah rakyat yang tengah dibahas dalam rapat kabinet. Ia menyebut program itu berada di bawah Kementerian Sosial, namun ia ikut mendorong agar Pandeglang mendapat prioritas.
“Saya langsung bicara ke Menteri Sosial. Saya bilang, saya dari Pandeglang dan tahu akses pendidikan di sini sangat mahal. Jadi saya minta Pandeglang diprioritaskan,” ujarnya.
Iftitah juga memaparkan rencana pemberian beasiswa lewat yayasan miliknya, Istifath Foundation, khusus bagi putra-putri Pandeglang yang lolos ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
“Saya ingin memberikan beasiswa khusus bagi putra-putri Pandeglang yang masuk FKUI. Biayanya cukup mahal, jadi saya siap bantu,” katanya.
Namun ada satu syarat utama bagi penerimanya.
“Syaratnya mereka mau mengabdi 10 tahun di Pandeglang sebagai dokter keliling. Tidak mengejar gaji dulu, tapi pengalaman dan pengabdian,” jelasnya.
Iftitah menyebut langkah itu dapat membantu mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di daerah. “Ini bisa jadi solusi minimnya tenaga kesehatan di Pandeglang,” pungkasnya. (Red)



