BERITA HOT

Inflasi Banten Mei 2026 Capai 2,70 Persen, Tertinggi di Lebak

SERANG, –Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) pada Mei 2026 sebesar 2,70 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,62.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi pada Mei 2025 yang tercatat sebesar 1,57 persen.

Kepala BPS Banten Yusniar Juliana mengatakan, secara bulanan atau month-to-month (m-to-m), inflasi Mei 2026 tercatat sebesar 0,01 persen. Sementara inflasi tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) mencapai 1,00 persen.

“Inflasi y-on-y terjadi karena kenaikan harga pada sembilan dari 11 kelompok pengeluaran. Penyumbang utama berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi 4,96 persen dengan andil 1,58 persen,” kata Yusniar dalam rilis yang disampaikan secara virtual, Selasa (2/6/2026).

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi 7,57 persen dengan andil 0,48 persen. Komoditas yang dominan memengaruhi kelompok ini antara lain emas perhiasan, sabun wajah, hand body lotion, pasta gigi, dan telepon seluler.

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga mengalami inflasi sebesar 3,13 persen dengan andil 0,34 persen. Kenaikan harga dipicu oleh komoditas seperti nasi dengan lauk, sate, bakso, ayam goreng, martabak, dan kue kering berminyak.

Di sisi lain, terdapat dua kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi secara tahunan, yakni pakaian dan alas kaki sebesar 0,78 persen serta pendidikan sebesar 2,33 persen.

“Deflasi pendidikan dipengaruhi turunnya biaya sekolah menengah atas sebesar 15,45 persen,” ujarnya.

Yusniar mengungkapkan, inflasi tertinggi di Banten terjadi di Kabupaten Lebak, yakni sebesar 3,81 persen dengan IHK 111,90.

“Inflasi tertinggi terjadi di Lebak, sedangkan yang terendah di Kota Tangerang. Kenaikan di Lebak dipicu harga komoditas pangan dan transportasi, sementara di Kota Tangerang dipengaruhi penurunan harga pada kelompok pakaian dan pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap data inflasi yang dirilis BPS dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Banten dalam menyusun kebijakan ekonomi ke depan.

“Kami berharap indikator yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat, terutama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan,” pungkasnya. (Aldo)

Deni

Recent Posts

Pemprov Banten Tata CSR, Andalkan Dunia Usaha Dukung Pembangunan Non-APBD

SERANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai menata potensi tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate…

49 menit ago

Petani Banten Ditarget Makin Sejahtera, Panen Padi Tembus 12,88 Ton per Hektare

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni ingin petani di wilayahnya makin sejahtera. Salah satu jurusnya,…

4 jam ago

Patroli Rutin Polres Pandeglang Gencar Tegur Pelanggar Lalu Lintas

PANDEGLANG, – Satlantas Polres Pandeglang rutin menggelar patroli simpatik untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Dalam…

8 jam ago

Masyarakat Terbantu, Pemerataan Akses Pendidikan Gubernur Andra Soni Semakin Berkeadilan

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah…

11 jam ago

DPRD Pandeglang Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Melorot Rp170 Miliar

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang resmi menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran…

1 hari ago

Tak Sekadar Kejar Target, Andra Soni Ingin Semua Warga Banten Sehat Lewat CKG

TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni tak ingin Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya sekadar…

1 hari ago