BERITA HOT

Jangan Diam! UPTD PPA Tangsel Siap Dampingi Korban Kekerasan Perempuan dan Anak hingga Tuntas

bantenonline.com – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, seksual, penelantaran hingga kekerasan dalam rumah tangga, masih ditemukan dan membutuhkan penanganan yang cepat serta tepat agar tidak menimbulkan dampak berkepanjangan bagi korban.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui UPTD Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) terus memperkuat upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Tidak hanya menerima laporan, UPTD PPA juga memberikan pendampingan psikologis, bantuan hukum, serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan korban mendapatkan hak dan perlindungan yang layak.

Kepala UPTD Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangerang Selatan, Tri Purwanto, mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak diam ketika menemukan atau mengalami kekerasan terhadap perempuan dan anak. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula kami bisa melakukan langkah-langkah penanganan dan pendampingan terhadap korban,” ujar Tri Purwanto, ditulis Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, masih banyak korban yang memilih bungkam karena takut, malu, atau khawatir mendapat tekanan dari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut sering kali membuat penanganan menjadi terlambat dan berpotensi memperburuk kondisi korban, baik secara fisik maupun mental.

Padahal, lanjut Tri, setiap korban memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan pendampingan dari negara. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir saat melaporkan kasus kekerasan.

“Kami memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Korban akan mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan dan identitasnya dijaga kerahasiaannya. Yang terpenting adalah keselamatan dan pemulihan korban,” katanya.

Tri menegaskan bahwa penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, tokoh masyarakat hingga aparat penegak hukum agar upaya perlindungan dapat berjalan optimal.

Selain penanganan kasus, UPTD PPA Tangsel juga terus melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan serta anak-anak.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan takut dan jangan ragu untuk melapor. Satu laporan bisa menjadi langkah awal menyelamatkan korban dari kekerasan yang lebih besar,” tegasnya.

Dengan penguatan layanan perlindungan dan meningkatnya kesadaran masyarakat, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap angka kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat terus ditekan.

Keberanian untuk melapor menjadi salah satu kunci penting agar setiap korban mendapatkan keadilan, perlindungan, dan kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal.

editor

Recent Posts

Wagub Dimyati Harap TNI Terus Perkuat Kemanunggalan dengan Rakyat di Banten

SERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap TNI terus memperkuat kemanunggalan dengan masyarakat melalui…

1 jam ago

BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026, Rumah Bupati Pandeglang Ikut Didata

PANDEGLANG, –Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang mulai menggelar Sensus Ekonomi (SE) 2026. Sebagai bagian…

5 jam ago

Rekrutmen Mitra Statistik BPS Pandeglang Diduga Banyak Titipan, BPS Bantah

PANDEGLANG, –Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten…

5 jam ago

UPTD Samsat Pandeglang Pesimis Target PAD Rp 65 Miliar Tahun 2026 Tercapai

Pandeglang - UPTD Samsat Pandeglang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, mengaku pesimis target Pendapatan…

9 jam ago

Gubernur Banten Beri Contoh, Antar Langsung Anak Ambil Rapor untuk Perkuat Pendidikan Karakter

TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni memberi contoh nyata dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR)…

10 jam ago

Tutup Popda XII 2026, Gubernur Andra Soni Targetkan Ekosistem Pembinaan Atlet Terpadu

CILEGON, –Gubernur Banten Andra Soni menutup Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tahun 2026 di…

19 jam ago