SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni berbincang santai bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Provinsi Banten sambil melihat hasil tanam cabai milik petani.
Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dr Nasir, mengatakan Andra Soni memiliki perhatian besar terhadap kemajuan sektor pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kita bincang santai dengan Pak Gubernur bagaimana pertanian di Banten bisa maju dan kesejahteraan petani meningkat. Beliau sangat konsen terhadap program pertanian karena latar belakangnya sebagai anak petani,” ujar Nasir kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).
Nasir menuturkan, Gubernur juga menekankan pentingnya kemandirian pangan di Banten, tidak hanya berfokus pada produksi beras. Menurutnya, pemanfaatan lahan kering dan lahan sempit perlu dioptimalkan untuk menghasilkan berbagai komoditas hortikultura.
“Kata Pak Gubernur, kita harus menangkap peluang untuk menyiapkan bahan pangan kebutuhan SPPG MBG,” tuturnya.
Lebih lanjut, Nasir menyebut pihaknya akan menyiapkan konsep untuk mendukung program tersebut sesuai arahan pimpinan. Langkah itu akan dibahas bersama guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan agar lebih produktif.
“Kita mencari solusi agar masyarakat berdaya dan memiliki pendapatan, sehingga angka kemiskinan dan pengangguran bisa ditekan,” katanya.
Ia menjelaskan, sejumlah langkah konkret yang akan dilakukan di antaranya pemberdayaan pondok pesantren dalam peningkatan dan diversifikasi produksi pertanian, seperti sayuran dan buah-buahan.
Selain itu, pengembangan peternakan ayam petelur skala rumah tangga juga akan didorong untuk mendukung penyediaan bahan pangan.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan menata para champion komoditas strategis seperti cabai, bawang merah, serta berbagai jenis sayur dan buah seperti melon, semangka, dan pisang.
“Kita juga akan meningkatkan dan memperbaiki lumbung pangan desa, termasuk intervensi rehabilitasi tempat penyimpanan gabah masyarakat di desa adat atau leuit untuk memperkuat ketahanan pangan,” pungkasnya. (Red)

