LEBAK, – Gubernur Banten, Andra Soni yang didampingi istri Tinawati Andra Soni sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten membuka secara resmi Festival Karang Kabua 2025 di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Minggu (12/10/2025).

Menurut Andra Soni, festival ini menjadi momentum meningkatkan rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan masyarakat nelayan khususnya di pesisir selatan Provinsi Banten.

“Saya ingin mengajak seluruh masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai ajang memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan menjaga warisan budaya pesisir Banten Selatan,” ungkap Andra Soni saat membuka Festival Karang Kabua tersebut.

Andra Soni mengatakan, bahwa selain sebagai bentuk rasa syukur dan pelestarian budaya, kegiatan ini juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami mendukung kegiatan ini karena menjadi bagian dari upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi baru dan melestarikan budaya. Khususnya kebiasaan atau budaya baik yang tumbuh di masyarakat pesisir dan ini juga sudah pasti dapat menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Turnamen Basket Tingkat Pelajar SLTP se-Pandeglang Diapresiasi, Rebut Piala Bupati Turnamen Basket tingkat pelajar yang memperebutkan Piala Bupati Pandeglang digelar perdana di GOR Cikupa Pandeglang diapresiasi berbagai kalangan Salah satunya yang disampaikan Rohman Hidayat salah seorang pemerhati Olah Raga Basket mengatakan, event turnamen Basket tingkat pelajar SLTP yang sepengetahuannya itu adalah merupakan ajang untuk mencari atlit berbakat menjadi tim kebanggaan Perbasi Kabupaten Pandeglang dan bisa membawa nama baik daerah di cabang olahraga basket tingkat pelajar baik SLTP se-Pandeglang tersebut. "Kami sebagai masyarakat memberikan apresiasi dan dukungan kepada Perbasi Kabupaten Pandeglang yang menggelar event pertama di laksanakan di GOR Cikupa Pandeglang itu, disamping untuk mempromosikan keberadaan GOR tersebut, juga untuk mencari atlit basket berbakat tingkat Kabupaten Pandeglang," tutur Rohman Hidayat kepada media, Selasa (05/08/2025) di sela-sela menyaksikan event tersebut. Menurut Rohman, semua komponen masyarakat harus memberikan apresiasi dengan digelarnya event bergengsi dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 80 dan ajang mempromosikan GOR Cikupa Pandeglang baru yang menjadi kebanggaan para atlit olah raga yang dapat digunakan sebagai sarana olahraga indoor tersebut. "Iya lah semua patut mengapresiasi dan mendukung hal-hal yang positif untuk kemajuan dunia olahraga di Pandeglang salah satunya Basket dan Futsal," katanya. Ia berharap, event turnamen Basket tingkat pelajar itu menjadi momentum untuk mencari atau merekrut atlit-atlit basket berpotensi untuk menjadi basket yang bisa diandalkan membawa harum daerah di kancah yang lebih besar. "Saya berharap Perbasi Pandeglang dapat memberikan kesempatan kepada atlit-atlit yang berbakat dan berpotensi melalui seleksi dalam event turnamen Basket. Sehingga para atlit dari berbagai wilayah kecamatan memiliki kebanggaan menjadi Tim Basket Tingkat Kabupaten," harapnya. Diketahui event turnamen Basket dan Futsal yang digelar oleh Perbasi Pandeglang bekerjasama dengan Disdikpora Kabupaten Pandeglang itu secara resmi dibuka oleh Bupati Raden Dewi Setiani yang diikuti 18 tim basket pelajar SLTP tersebut.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para nelayan atas dedikasi dan kerja keras mereka yang selama menjaga sumber daya kelautan dan perikanan agar tetap lestari. Para nelayan adalah penopang ketahanan pangan daerah.

“Kita ingin masyarakat pesisir tidak hanya menjadi penonton tetapi menjadi pelaku utama dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Andra Soni menjelaskan, Provinsi Banten memiliki garis pantai sepanjang lebih dari 900 kilometer dengan dua wilayah laut besar yaitu Laut Jawa di utara dan Samudra Hindia di selatan. Potensi kelautan dan perikanan Banten juga masih sangat besar.

“Hasil tangkapan mencapai lebih dari 75 ribu ton per tahun serta potensi di Samudra Hindia mencapai sekitar 656 ribu ton per tahun,” tuturnya.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Sambut Hangat Komandan Grup 1 Kopassus Keturunan Pandeglang, Jalin Sinergitas

Selain itu, Andra Soni mengajak seluruh nelayan dan masyarakat untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan di Provinsi Banten. Sumber daya kelautan dan perikanan menurutnya bukan hanya sebagai sumber rezeki, melainkan bagian dari jati diri masyarakat Banten.

“Ini merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa kepada kita. Tinggal bagaimana kita mengelola dan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama dan keberlanjutan,” tandasnya.

IMG-20251013-WA0003-300x200 Gubernur Andra Buka Festival Karang Kabua, Jaga Warisan Budaya di Pesisir Selatan Banten
Gubernur Andra Soni bersama istri Tinawati, beberapa pejabat dan anggota DPRD Lebak di Festival Karang Kabau

Sementara itu, Rafik Rahmat Taufik selaku Dewan Pembina Forum Komunikasi Para Nelayan Bayah (Forkomba) menyatakan, Festival Karang Kabua 2025 mengusung tema ‘Ngamumule Tali Paranti, Ngabengketkeun Tali Silaturahmi’. Artinya, festival sebagai wadah untuk tali persaudaraaan antara nelayanan yang merupakan tradisi di pesisir.

“Alhamdulillah, festival nelayan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2005, artinya sudah dua puluh kali kita laksanakan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Calon Haji Daftar Tunggu di Kabupaten Lebak Hingga 28 Tahun Capai 16.000 Orang

Rafik berharap Festival Karang Kabua ke depan dapat masuk dalam kalender resmi kegiatan tingkat Provinsi Banten.

“Kami berterima kasih kepada gubernur yang telah hadir. Kami harap festival Karang Kabua dapat masuk dalam kalender event di Provinsi Banten,” harapnya.

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. Keduanya menyaksikan sejumlah pertunjukan seni dan melepas ribuan benih ikan di muara dekat lokasi acara menggunakan perahu nelayan.

Pada pembukaan festival, Andra Soni juga melakukan ngecrik atau melempar jala ikan sebagai tanda dimulainya Festival Karang Kabua 2025. Acara turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Lebak, anggota DPRD Kabupaten Lebak, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten, serta tamu undangan lainnya. (Red)