SERANG, – Ekonomi Provinsi Banten terus menunjukkan taringnya. Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,49 persen pada triwulan II-2026 menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan daerah. Agar tren positif ini berlanjut, hasil Sensus Ekonomi (SE) 2026 bakal dijadikan amunisi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis untuk membedah potensi usaha, memetakan sektor unggulan, hingga menemukan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Banten.
Hal itu disampaikan Deden dalam acara Insights Forum: Membedah Langkah Ekonomi Banten dan Penganugerahan Kontributor Data 2026 di Hotel Aston, Kota Serang, Selasa (13/10/2026).
Dalam kegiatan bertema ‘Membedah Lanskap Ekonomi Banten Era Industri 5.0 melalui Lensa Sensus Ekonomi 2026’ tersebut, Deden bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Yusniar Juliana menyerahkan penghargaan kepada sejumlah instansi dan pihak swasta yang berkontribusi menyukseskan sensus.
Deden mengatakan, data hasil sensus bukan sekadar angka di atas kertas. Data tersebut harus menjadi pijakan untuk menyusun strategi transformasi ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Ini termasuk pemetaan sumber pertumbuhan ekonomi baru serta perumusan strategi transformasi ekonomi Banten yang makin produktif, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Deden.
Dia membeberkan, pertumbuhan ekonomi Banten meningkat dari 4,79 persen pada 2024 menjadi 5,37 persen pada 2025. Tren positif berlanjut pada triwulan II-2026 dengan pertumbuhan mencapai 5,49 persen.
Capaian tersebut menjadi kabar baik bagi perekonomian daerah. Apalagi, Bank Indonesia memprakirakan ekonomi Banten sepanjang 2026 tumbuh di kisaran 5,1 hingga 5,9 persen.
Meski begitu, Deden mengingatkan agar optimisme tersebut tidak berhenti pada angka pertumbuhan. Pemerintah harus memastikan geliat ekonomi benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Semangat optimisme ini hendaknya senantiasa kita jaga dan perkuat melalui kolaborasi, inovasi, serta kebijakan pembangunan yang makin tepat sasaran,” katanya.
Menurut Deden, pertumbuhan ekonomi harus dibarengi penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Banten.
Pengembangan kawasan industri baru, peningkatan investasi, dan penguatan sektor pariwisata juga menjadi langkah penting untuk menggerakkan perekonomian di seluruh kabupaten dan kota.
Dia berharap Insights Forum menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah para pemangku kepentingan dalam menentukan arah pembangunan ekonomi Banten.
“Masukan dan rekomendasi dari forum ini akan menjadi landasan merumuskan kebijakan serta menyusun program pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based policy). Yang terpenting adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana mengungkapkan, pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Banten telah mencapai 100 persen.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang ikut menyukseskan pengumpulan data di lapangan.
“Data ini merupakan potret menyeluruh dari kondisi perekonomian masyarakat Banten berdasarkan fakta riil yang dikumpulkan oleh petugas di lapangan,” kata Yusniar.
Dia menegaskan, data yang valid dan terverifikasi menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam merancang program pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
Yusniar juga mengaitkan pentingnya data dengan tema HUT ke-26 Provinsi Banten, yakni ‘Banten Bergerak, Maju Berdampak’.
“Kata kuncinya adalah berdampak. Data yang kami himpun dari masyarakat harus berdampak serta menjadi tolok ukur dalam setiap pengambilan kebijakan agar benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya. (Red)
JAKARTA, – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) akan menggelar Konsolidasi Akbar Pemuda…
SERANG, – Baru hari pertama menjabat, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan langsung merangkul insan…
LEBAK, – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebak, Polda Banten, mengungkap dua kasus dugaan peredaran…
JAKARTA, – Gubernur Banten Andra Soni menggandeng Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) untuk…
PANDEGLANG, – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKS, Dede Sumantri, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten…
PANDEGLANG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dalam perencanaan pembangunan tahun 2027.…