EDUKASI

Dedikasi Majukan Pendidikan, Gubernur Andra Soni dan Tinawati Terima Penghargaan PB PGRI

TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni bersama istri, Tinawati Andra Soni, menerima penghargaan dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Keduanya dinilai memiliki dedikasi dan komitmen tinggi dalam memajukan dunia pendidikan di Provinsi Banten.

Dalam penganugerahan tersebut, Andra Soni menerima Anugerah Dwi Praja, sementara Tinawati dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Provinsi Banten.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi pada pembukaan Konferensi Kerja (Konker) I PGRI Provinsi Banten Masa Bakti XXIII 2024–2029 di Hotel Yasmine, Kota Tangerang, Kamis (8/1/2026).

Andra Soni mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperluas akses pendidikan yang berkeadilan. Ia menegaskan, kemajuan daerah hanya dapat tercapai jika seluruh anak mendapatkan pendidikan yang layak.

“Banten akan maju jika anak-anaknya memiliki pendidikan yang tinggi. Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Andra.

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Banten dalam menjalankan program Sekolah Gratis, termasuk bagi sekolah swasta. Menurutnya, upaya memajukan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.

Andra menyebut PGRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia berharap Konferensi Kerja PGRI dapat menghasilkan masukan konstruktif bagi peningkatan mutu pendidikan di Banten.

“PGRI adalah mitra strategis kami dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi menjelaskan, Anugerah Dwi Praja merupakan penghargaan yang diberikan secara selektif kepada kepala daerah yang memiliki keberpihakan kuat terhadap dunia pendidikan.

“Tidak semua gubernur menerima penghargaan ini karena indikator penilaiannya sangat ketat,” ujar Unifah.

Gubernur Andra Soni buka acara Konker I PGRI Provinsi Banten.

Ketua PGRI Provinsi Banten Jamaluddin menambahkan, keberpihakan Gubernur Banten terhadap pendidikan terlihat dari kebijakan yang tidak dibatasi oleh kewenangan, selama bertujuan untuk kepentingan masyarakat.

“Program sekolah swasta gratis akan terus diperluas agar tidak ada lagi anak Banten yang putus sekolah,” tuturnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Kejari Awasi MBG di Pandeglang, Siap Tindak Jika Ada Dugaan Penyimpangan

PANDEGLANG, –Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang melakukan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur…

6 jam ago

100 Ribu Siswa di Banten Daftar Pra-SPMB, Hari Ini Tahap Validasi Berakhir

SERANG, –Sebanyak 100 ribu siswa di Provinsi Banten telah mendaftar pada tahap Pra Sistem Penerimaan…

7 jam ago

DPP KNPI Apresiasi Langkah Cepat Kejagung Tangani Persoalan di BGN

JAKARTA, –Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung…

9 jam ago

Bupati Dewi Segera Lantik Sekwan dan Asda II Definitif, Tunggu Pertek BKN

PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang segera mengisi jabatan definitif Sekretaris DPRD (Sekwan) dan Asisten Daerah…

9 jam ago

STIKes Salsabila Serang Dorong Peran Apotek dalam Deteksi Dini TBC

SERANG, – Tim peneliti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Salsabila Serang mendorong optimalisasi peran apotek…

10 jam ago

Polisi Buru 2 Buronan Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api

SERANG, – Polda Banten masih memburu dua buronan kasus pencurian kabel persinyalan kereta api yang…

10 jam ago