PANDEGLANG, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang terus memantau sejumlah titik banjir akibat luapan Sungai Cilemer di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Rabu (14/1/2026).

Berdasarkan data BPBD-PK, banjir melanda 11 dari total 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Kecamatan terdampak meliputi Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis, Pagelaran, Panimbang, Sobang, Saketi, Sukaresmi, dan Cimanggu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD-PK Pandeglang, Lilis Sulistiati, mengatakan hasil asesmen sementara menunjukkan banjir merendam 66 kampung yang tersebar di 32 desa di 11 kecamatan.

“Banjir merendam 66 kampung dari 32 desa yang berada di 11 kecamatan,” ungkap Lilis saat dihubungi media, Rabu (14/1/2026).

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Sarapan Bareng Kapolda Banten, Perkuat Kolaborasi

Menurut Lilis, kondisi banjir di sebagian besar wilayah terdampak kini telah surut dan berangsur normal. Namun, genangan air masih terpantau cukup tinggi di Desa Idaman, Kecamatan Patia.

“Jumlah warga terdampak sementara tercatat sebanyak 7.280 kepala keluarga atau 27.774 jiwa,” ujarnya.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum dan rumah warga. Tercatat tiga unit fasilitas umum dan delapan unit rumah mengalami kerusakan.

“Sebanyak 500 kepala keluarga mengungsi. Sementara luas lahan persawahan yang terendam banjir diperkirakan mencapai sekitar 557 hektar,” kata Lilis. (Red)