SERANG, – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten terus berinovasi mengenalkan pola makan sehat kepada anak-anak sekolah dasar lewat program “B2SA Goes to School”. Edukasi tentang pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) dikemas seru lewat kuis, permainan, dan dongeng interaktif.
Program ini digelar sepanjang November 2025 di empat sekolah dasar, yakni SDN Mendaya 2 Serang (4/11), SDN Rengas 01 Tangerang Selatan (5/11), SDN Kunciran 7 Kota Tangerang (11/11), dan SDN Tigaraksa 5 Kabupaten Tangerang (12/11).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Dr. Nasir, SP., MBA., MP., mengatakan kegiatan ini jadi langkah nyata menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini.
“Anak-anak adalah generasi emas Banten. Dengan mengenalkan konsep B2SA lewat kuis, permainan, dan dongeng, pesan gizi akan lebih mudah diterima dan diingat,” ujar Nasir.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak antusias mengikuti dongeng interaktif bertema gizi dan pangan sehat. Mereka diajak memahami pentingnya konsumsi sayur, buah, serta makanan yang aman.
Selain mendengarkan cerita, para siswa juga ikut kuis, permainan, dan simulasi ‘Isi Piring Makanku’.
Kepala SDN Tigaraksa 5 Lia Marliana, S.Pd., mengapresiasi metode pembelajaran tersebut.
“Kalau hanya ceramah, anak cepat bosan. Tapi lewat kuis dan dongeng, mereka tertawa, mendengarkan, sekaligus belajar. Ini cara yang cerdas dan menyenangkan,” ujarnya.
Salah satu peserta, Naufal, siswa kelas V SDN Rengas 01, mengaku kini lebih paham pentingnya makan seimbang.
“Dongengnya lucu banget! Jadi saya tahu kalau makan harus ada sayur dan buahnya. Nanti saya mau minta menu B2SA ke mama,” katanya sambil tersenyum.
Dr. Nasir menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan guru sebagai penggerak edukasi gizi di sekolah masing-masing.
“Kami ingin nilai-nilai B2SA tidak berhenti di acara ini saja, tapi terus diterapkan setiap hari oleh anak-anak,” tuturnya.
Melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif, “B2SA Goes to School” diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan generasi Banten yang sehat, cerdas, dan berdaya saing lewat pola makan bergizi seimbang sejak usia dini. (Red)



