GAYA HIDUP

Angka Perceraian di Banten 2025 Capai 15.400 Kasus, Didominasi Cerai Gugat

SERANG — Angka perceraian di Provinsi Banten pada 2025 masih tergolong tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat sebanyak 15.400 kasus perceraian sepanjang tahun tersebut.

Kepala BPS Banten, Yusniar Juliana, menyebut angka ini meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 13.456 kasus, meski masih lebih rendah dari 2023 yang mencapai 16.158 kasus.

“Setelah mengalami penurunan pada 2024, angka perceraian kembali naik di 2025,” ujarnya.

Mayoritas perceraian didominasi cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri, yakni sebanyak 12.441 kasus. Sementara cerai talak tercatat 2.959 kasus.

BPS mencatat, penyebab utama perceraian di Banten adalah konflik rumah tangga berkepanjangan dengan 12.134 kasus. Faktor ekonomi menyusul dengan 2.115 kasus. Selain itu, terdapat pula kasus kekerasan dalam rumah tangga sebanyak 248 kasus, perjudian 206 kasus, serta penelantaran pasangan sebanyak 556 kasus.

Di sisi lain, jumlah pernikahan di Banten menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2025 tercatat 62.992 pernikahan, turun dari 63.441 pada 2024 dan 68.185 pada 2023.

Penurunan ini terjadi hampir di seluruh wilayah. Kabupaten Tangerang mencatat angka pernikahan tertinggi, sementara Kota Cilegon terendah.

Menurut Yusniar, tren tersebut dipengaruhi kondisi ekonomi dan perubahan pola pikir masyarakat terkait kesiapan menikah.

Fenomena ini menjadi perhatian penting dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial yang terus berubah.

redaksi

Recent Posts

Ali Hanafiah Terpilih Jadi Ketua Umum FHI Banten Lewat Muslub

SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…

8 menit ago

Ketua LSM Turun Gunung, Ikut Tanam Pohon di Pulosari

PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…

4 jam ago

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…

4 jam ago

Wagub Banten Sebut IKKM Jadi Pengikat Keluarga Minang

PANDEGLANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyebut Ikatan Kesejahteraan Keluarga Minang (IKKM) berperan penting…

7 jam ago

Andra Soni Apresiasi PERSI Banten, Dorong Layanan Kesehatan Makin Dekat ke Masyarakat

TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi dukungan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten…

19 jam ago

Wagub Dimyati Hadiri HUT IKKM Pandeglang, Tekankan Pentingnya Silaturahmi

PANDEGLANG, –Wakil Gubernur (Wagub) Banten Dimyati Natakusumah hadir dalam acara HUT ke-48 tahun dan Halalbihalal…

19 jam ago