PANDEGLANG, –Arus mudik dan wisata saat libur Idul Fitri 2026 di Kabupaten Pandeglang benar-benar padat. Bahkan, sebuah ambulans desa yang membawa pasien kritis sempat terjebak kemacetan, Senin (23/3/2026).

Detik-detik menegangkan itu terjadi saat kendaraan darurat tersebut berusaha menerobos kepadatan arus menuju kawasan wisata. Sirene sudah meraung, namun laju ambulans tetap tertahan di tengah antrean kendaraan yang mengular.

Beruntung, anggota Satlantas Polres Pandeglang yang berjaga cepat tanggap. Petugas langsung turun tangan mengatur arus lalu lintas dan membuka jalur khusus agar ambulans bisa melintas.

Akses pun berhasil dibuka. Ambulans akhirnya dapat melaju lebih cepat menuju fasilitas kesehatan untuk penanganan medis pasien.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kepadatan kendaraan masih terjadi di sejumlah jalur wisata di Pandeglang. Polisi pun terus bekerja keras mengurai kemacetan, terutama untuk memastikan kendaraan prioritas tetap bisa melintas.

BACA JUGA :  Group Komunitas Pencinta Musik Meriahkan Milad ke-60 Ketua Sadulur Akur

Anggota Satlantas Polres Pandeglang, Nawafil Ramadhan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kondisi lalu lintas saat itu padat merayap.

“Ada kepadatan, lalu kami buka jalur karena ada ambulans bawa pasien darurat,” ujarnya.

Menurut Nawafil, ambulans itu melintas dari arah Maja menuju Mengger atau sebaliknya, dengan tujuan rumah sakit di wilayah Cikoneng.

Ia menegaskan, kendaraan darurat seperti ambulans menjadi prioritas utama di jalan raya. Selain itu, kendaraan pemadam kebakaran juga mendapat perlakuan serupa.

“Kami prioritaskan ambulans yang bawa pasien darurat, termasuk damkar,” tegasnya.

Namun demikian, ia mengakui masih ada pengendara yang belum sadar pentingnya memberi jalan bagi kendaraan darurat. Karena itu, ia mengimbau pemudik dan wisatawan untuk segera menepi saat mendengar sirene.

BACA JUGA :  Dukung Asta Cita Presiden, Gubernur Banten Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat

“Kalau ada ambulans atau kendaraan prioritas, harus didahulukan. Ini soal nyawa,” pungkasnya. (Red)