PANDEGLANG, –Ketua DPRD Pandeglang, Tb Agus Khotibu Umam, terpilih sebagai Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pandeglang periode 2026-2030. Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) KAHMI Kabupaten Pandeglang ke-IV yang digelar di Pendopo Pandeglang, Jumat (3/7/2026).

Agus Umam panggilan akrab ini memperoleh dukungan suara terbanyak dari delapan kandidat yang maju dalam pemilihan. Selain Agus, terdapat empat presidium terpilih lainnya, yakni Dedi Muhidin, Fauzi Ilham, Nana Suryana, dan Iin Mukhlisin.

IMG-20260704-WA0119-300x234 Agus Umam Terpilih Jadi Ketua Presidium KAHMI Pandeglang 2026-2030

Pelaksanaan Musda KAHMI Kabupaten Pandeglang ke-IV berlangsung khidmat dan lancar. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus pemilihan kepengurusan baru KAHMI Pandeglang.

Usai terpilih, Agus menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan peserta Musda kepada dirinya untuk memimpin KAHMI Pandeglang selama empat tahun ke depan.

BACA JUGA :  Sebakul Pandeglang Bangkit Lagi, Sentra Kuliner UMKM Kini Hidup Sampai Malam

“Ini adalah amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saya. Insyaallah KAHMI akan terus menjalankan tugas dan fungsinya sebagai sarana silaturahmi, menjaga tradisi intelektual, serta melanjutkan misi KAHMI dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” kata Agus kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026) melalui telepon selulernya.

Agus menjelaskan KAHMI merupakan organisasi kemasyarakatan yang menjadi wadah berhimpun para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Karena itu, ia mengajak seluruh kader dan anggota KAHMI untuk terus menjaga marwah organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan daerah.

“Saya mengajak seluruh anggota KAHMI untuk tetap menjaga marwah organisasi dan terus memberikan kontribusi terhadap umat dan bangsa, khususnya bagi kemajuan Kabupaten Pandeglang, melalui wadah yang lebih luas dan terorganisir,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pekerja Konstruksi Wajib Terlindungi, Dewi: Jangan Main-main!

Menurutnya, KAHMI harus menjadi rumah besar bagi para alumni HMI dari berbagai generasi, profesi, dan latar belakang politik. Dengan demikian, organisasi dapat terus berperan dalam pembangunan daerah maupun bangsa.

Ia juga menilai HMI sebagai salah satu organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan di tengah berbagai tantangan global.

“HMI dapat memainkan peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan di tengah berbagai tantangan ideologi dan kondisi global yang saat ini penuh ketidakpastian,” pungkasnya. (Red)