PANDEGLANG, – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Bersama Desa Gerendong, Kecamatan Koroncong, terus mengembangkan sektor pertanian dengan membudidayakan cabai ORI 212 menggunakan bibit lokal.
Budidaya ini dilakukan di atas lahan seluas lebih dari satu hektare yang tersebar di beberapa lokasi di Desa Gerendong.
Program tersebut dikelola oleh tiga kelompok tani yang melibatkan para petani setempat. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, budidaya cabai ini juga ditargetkan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).
Kepala Desa Gerendong, Romdoni, mengatakan bahwa hasil budidaya cabai menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Dalam waktu tiga bulan, tanaman cabai sudah dipanen sebanyak tujuh kali.
“Untuk hasil budidaya cabai sudah tujuh kali panen dalam tiga bulan. Pemasaran dilakukan melalui sistem online dengan metode COD. Dari tiga kelompok tani sudah menghasilkan sekitar Rp18 juta,” ungkap Romdoni kepada media saat ditemui di lokasi, Rabu (28/1/2026).
Saat ini, harga cabai dinilai relatif stabil. Para petani juga terus mendapatkan pendampingan dan pemantauan dari penyuluh pertanian guna menjaga kualitas dan mencegah serangan hama.
“Semoga bisa terus berjalan sampai bulan Ramadan dan tidak ada kendala hama, karena selalu dipantau oleh penyuluh. Lahan yang digunakan merupakan lahan sewa dengan bantuan dari BUMDes. Komoditas cabai ini menjadi andalan Desa Gerendong,” ujarnya.

Selain sektor pertanian, BUMDes Maju Bersama juga mengembangkan usaha penjualan sembako. Dari usaha tersebut, BUMDes telah menghasilkan PADes sekitar Rp4 juta.
“Dengan kerja keras pengurus, BUMDes Maju Bersama diharapkan terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Gerendong,” tutup Romdoni. (Red)

