PANDEGLANG, –Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan pada 2026. Anggaran tersebut digunakan untuk menjaga kemantapan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Pandeglang, Andrian Wisudawan, mengatakan pemeliharaan rutin dilakukan berdasarkan skala prioritas karena anggaran tersebut harus mencakup seluruh wilayah kabupaten.

“Untuk pemeliharaan jalan rutin, anggarannya kurang lebih Rp1 miliar. Itu untuk satu kabupaten dan kami dituntut menjaga kondisi kemantapan jalan,” ungkap Andrian kepada media, Kamis (15/1/2026).

Ia menyebut wilayah perkotaan menjadi salah satu prioritas pemeliharaan, seperti Jalan Bhayangkara, kawasan Alun-alun Pandeglang, serta sejumlah ruas jalan di pusat kota. Selain itu, Jalan Ciherang juga masuk dalam daftar penanganan.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Anggarkan Rp 107,04 M untuk Tukin 13.818 PPPK

“Itu menjadi prioritas karena berada di wilayah perkotaan, termasuk juga sentuhan pemeliharaan di Jalan Ciherang,” ujarnya.

Andrian menjelaskan, pelaksanaan pemeliharaan rutin berada di bawah kewenangan Unit Pelaksana Teknis (UPT), sedangkan Bidang Bina Marga berperan dalam koordinasi.

“Kami berkoordinasi dengan tim di UPT, karena pemeliharaan rutin itu ada di UPT. Bidang kami sifatnya mengoordinasikan,” katanya.

Ia mengakui keterbatasan anggaran membuat hasil pemeliharaan belum dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Kalau untuk satu kabupaten, memang mungkin tidak akan terlihat secara menyeluruh,” ucapnya.

Meski demikian, DPUPR Pandeglang memastikan tetap melakukan penanganan terhadap jalan-jalan rusak. Menurut Andrian, tingginya curah hujan menjadi salah satu kendala dalam proses perbaikan.

BACA JUGA :  Wagub Dimyati Salurkan Kursi Roda dan Bansos di BSD

“Apalagi ini masih awal tahun dan hujan masih sering. Bukan berarti kami diam, tetapi jika penambalan dilakukan saat hujan, hasilnya bisa tidak maksimal,” jelasnya.

Ia menegaskan, setelah kondisi cuaca membaik, DPUPR akan segera melakukan perbaikan berupa penambalan (patching) pada ruas jalan yang mengalami kerusakan.

“Nanti kalau cuaca sudah memungkinkan, kami langsung lakukan patching supaya hasilnya maksimal,” katanya.

Sementara itu, warga Kampung Ciherang dan Kadupandak mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang rusak parah. Kerusakan dinilai semakin membahayakan saat hujan karena lubang jalan tergenang air dan rawan kecelakaan.

“Kami berharap Pemkab Pandeglang segera memperbaiki jalan Ciherang–Kadupandak yang banyak dikeluhkan masyarakat. Lokasinya juga tidak jauh dari Kantor Bupati dan sering dilintasi pejabat serta anggota dewan,” kata Imat, salah seorang warga.

BACA JUGA :  Dana Desa Tinggal Sepertiga, Kades Munjul Sampaikan Surat Terbuka Penuh Haru ke Warga