LEBAK, – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Dimyati Natakusumah menghadiri perayaan Natal perdana di Gereja Bersama Citra Maja City, Kabupaten Lebak, Sabtu (10/1/2026).

Dimyati menyebut perayaan Natal tidak hanya dimaknai sebagai seremoni keagamaan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat toleransi, empati, dan persaudaraan antarumat beragama.

Menurut Dimyati, nilai utama Natal adalah kasih yang lahir dari rasa persaudaraan. Ia mengajak masyarakat untuk memandang perbedaan sebagai kekuatan yang mempererat kebersamaan, bukan sebagai sumber perpecahan.

“Kasih sayang itu lahir dari rasa persaudaraan. Jika kita merasa satu saudara, satu keluarga, maka akan lebih mudah untuk saling memaafkan, memahami, dan menjaga kebersamaan,” kata Dimyati.

Ia juga menekankan pentingnya solidaritas sosial sebagai wujud nyata empati di tengah masyarakat. Dimyati mengimbau seluruh elemen untuk saling membantu, terutama kepada mereka yang tengah menghadapi kesulitan atau musibah, tanpa memandang latar belakang apa pun.

BACA JUGA :  Reses DPRD Tangsel, Aspirasi Infrastruktur Dan Lingkungan Masih Mendominasi

Pada kesempatan tersebut, Dimyati menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam menjamin rasa aman, damai, dan inklusif bagi seluruh umat beragama. Menurutnya, kerukunan merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Provinsi Banten adalah daerah yang aman dan terbuka. Tidak perlu ada rasa takut bagi siapa pun. Pemerintah bersama masyarakat akan terus menjaga toleransi dan kerukunan,” ujarnya.

Perayaan Natal bersama itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Halson Nainggolan. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan menjadi kekayaan dan keindahan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Halson.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat PUPB Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama Pdt. Mangarerak Baringbing menilai perayaan Natal bersama sebagai sarana efektif memperkuat solidaritas dan moderasi beragama.

BACA JUGA :  FIFGROUP Serang Bikin Hajatan, Ribuan Kontrak Aktif Bukti Kepercayaan Warga

Hal senada disampaikan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak Pdt. Robert Nixon Kindangen yang menyebut keberadaan Gereja Bersama sebagai wujud nyata kerukunan umat beragama yang perlu terus dirawat. (Red)