TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan atas inovasi Program Cegah Tawuran (Cetar) dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terpadu yang dinilai efektif menekan angka tawuran remaja.

Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan piagam penghargaan kepada Kapolres Tangerang Selatan dan jajaran saat kunjungan silaturahmi di Markas Polres Tangerang Selatan, Jalan Promoter No. 1, Lengkong Gudang Timur, Minggu (4/1/2026).

Andra Soni menilai, kedua program inisiatif Polres Tangsel terbukti mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam menurunkan angka kriminalitas dan tawuran di wilayah penyangga ibu kota.

“Provinsi Banten memiliki karakteristik unik. Wilayah hukumnya terbagi antara Polda Banten dan Polda Metro Jaya, dengan delapan polres yang wilayah kerjanya melintasi batas administrasi kabupaten dan kota,” ungkap Andra.

BACA JUGA :  Heboh! Wabup dan Pejabat Sekda Pandeglang Bangun Gapura dari APBD, Disoroti Netizen

Meski demikian, ia bersyukur koordinasi antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian berjalan baik selama lebih dari 10 bulan masa kepemimpinannya.

“Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, komunikasi kami sangat cair, baik dengan wali kota maupun Kapolres Tangerang Selatan,” kata dia.

Tangsel Miniatur Indonesia
Dalam sambutannya, Andra Soni menyoroti kemajemukan penduduk Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, heterogenitas tersebut menjadikan Tangsel sebagai miniatur Indonesia.

“Kota Tangerang Selatan adalah miniatur Indonesia. Semua suku dan agama ada di sini,” ujarnya.

Sebagai kawasan aglomerasi penyangga Daerah Khusus Jakarta, Tangsel membutuhkan pendekatan pengamanan yang adaptif. Andra menilai Program Cetar menjadi jawaban atas perubahan pola tawuran remaja yang kini tidak lagi mengenal waktu.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Fokus Pemerataan Pendidikan, Bangun Unit Sekolah Baru dan Perluas Program Sekolah Gratis

“Pola tawuran saat ini sudah berbeda. Tidak hanya siang hari, tapi juga malam. Alhamdulillah, melalui Program Cetar, angka tawuran menurun signifikan,” ucap Andra.

IMG-20260104-WA0069-300x200 Gubernur Andra Soni Apresiasi Inovasi “Cetar” Polres Tangsel Tekan Tawuran Remaja

Ia juga menekankan pentingnya program tersebut karena menyasar pelajar SMA dan SMK yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

“Semoga jajaran Polres Tangerang Selatan senantiasa diberi kelancaran dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

Tawuran Turun 60 Persen

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Banten serta kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mendukung dan mendorong program-program Polres Tangerang Selatan,” ujar Victor.

BACA JUGA :  Turnamen Catur Piala Wagub Banten Jadi Upaya Pembinaan Atlet Muda

Ia menjelaskan, tawuran remaja masih menjadi perhatian utama dalam menjaga kamtibmas. Melalui Program Cetar, Polres Tangsel mengedepankan langkah preventif berupa penyuluhan dan pembinaan.

“Sebanyak 6.625 kegiatan telah dilaksanakan dan mampu menekan angka tawuran hingga 60 persen. Selain itu, fatalitas akibat tawuran juga menurun sekitar 40 persen,” jelas Victor.

Selain Program Cetar, Polres Tangerang Selatan memperkuat peran masyarakat melalui pembentukan 328 titik Siskamling Terpadu serta patroli preventif rutin guna menjaga kondusivitas wilayah. (Red)