LEBAK, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air bersih bagi sekitar 33 ribu pelanggan tetap aman selama musim kemarau. Meski debit sejumlah sumber air permukaan menurun akibat minimnya curah hujan, distribusi air hingga kini masih berjalan normal.
Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, Nikmatullah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan air baku selama musim kemarau yang berlangsung sekitar dua bulan terakhir.
“Pasokan air bersih kepada pelanggan masih berjalan lancar, meskipun beberapa sumber air permukaan mengalami penurunan debit,” ujar Nikmatullah.
Perumdam Tirta Kalimaya mengoperasikan 12 cabang pelayanan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Lebak. Masing-masing cabang memanfaatkan sumber air baku dari sungai di wilayah operasionalnya.
Untuk wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya, air baku berasal dari Sungai Ciujung. Sementara Cabang Maja memanfaatkan Sungai Cidurian. Adapun wilayah selatan, termasuk Bayah, mengandalkan Sungai Cilangkahan dan Sungai Cimadur.
Menurut Nikmatullah, salah satu langkah yang dilakukan untuk menjaga kontinuitas pasokan ialah membersihkan saluran air dari sungai menuju sumur imtik sebagai penampungan air baku sebelum diproses di Instalasi Pengolahan Air (IPA).
“Dari sumur imtik, air baku dialirkan ke IPA untuk diolah menjadi air bersih sebelum didistribusikan kepada pelanggan,” jelasnya.
Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan jaringan distribusi setiap hari guna mendeteksi potensi kebocoran pipa maupun gangguan teknis lainnya.
“Distribusi air bersih kepada pelanggan hingga kini tetap berjalan baik dan tidak ada kendala yang mengganggu pelayanan selama musim kemarau,” tegasnya.
Seluruh petugas juga disiagakan agar setiap gangguan dapat ditangani dengan cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Kalimaya untuk menangani dampak kekeringan di sejumlah wilayah.
Koordinasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air, antara lain di Kecamatan Warunggunung, Sajira, Cipanas, Curugbitung, Cimarga, Leuwidamar, Cirinten, Cilograng, Maja, dan Wanasalam.
Hingga saat ini, lebih dari 81 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada sekitar 1.338 kepala keluarga yang terdampak kekeringan.
Perumdam Tirta Kalimaya menegaskan akan terus memantau kondisi sumber air dan jaringan distribusi secara intensif agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. (Red)


