PANDEGLANG, – Pembangunan jalan sepanjang 18 kilometer yang menghubungkan enam desa di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, rampung melalui Program Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun Anggaran 2026.
Gubernur Banten Andra Soni mendampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam penutupan program tersebut di Lapangan Yonif TP 842/Badak Sakti Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Jumat (9/10/2026).
Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga sekaligus membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat di enam desa yang selama ini terkendala kondisi jalan.
Sebelum menghadiri upacara penutupan, Andra Soni menyambut kedatangan Wakil Panglima TNI beserta rombongan. Mereka kemudian meninjau sejumlah gedung Koperasi Desa Merah Putih di wilayah setempat.
Acara penutupan turut dihadiri Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Khatibul Umam, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Fikri Pebriansyah.
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengatakan, Karya Bakti TNI Skala Besar merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan batalion teritorial pembangunan.

Program tersebut dirancang untuk membantu mengatasi persoalan infrastruktur yang menghambat aktivitas masyarakat di berbagai daerah, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Menurut Tandyo, kondisi jalan sepanjang 18 kilometer di Cimanggu sebelumnya mengalami kerusakan parah sehingga membatasi konektivitas masyarakat.
Karena itu, pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
“Kami berharap akses jalan ini mampu mendongkrak kegiatan perekonomian masyarakat sekaligus mempermudah pelaksanaan program prioritas pemerintah ke depannya,” ujar Tandyo.
Rampungnya pembangunan jalan ini menjadi salah satu bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan infrastruktur di daerah, terutama wilayah yang membutuhkan peningkatan konektivitas untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. (Red)


