Ruas Jalan Rawa Buntu, Tangerang Selatan (Tangsel), memasuki tahap rekonstruksi pada minggu pertama Oktober 2026. Pemerintah Kota Tangsel melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) melakukan penanganan pada satu lajur ruas jalan mulai dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya hingga pertigaan Taman Tekno-Buaran.
Pekerjaan tidak sekadar mengaspal ulang permukaan jalan. Tahap awal dilakukan dengan mengupas lapisan aspal menggunakan cold milling machine untuk melihat kondisi struktur di bawahnya.
Setelah lapisan aspal terbuka, tim teknis akan melakukan pemeriksaan terhadap struktur beton. Bagian yang ditemukan mengalami kerusakan akan dibongkar dan diperbaiki sebelum kembali dilapisi aspal.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Ahmad Fatulloh, mengatakan penanganan dilakukan berdasarkan kondisi aktual yang ditemukan setelah pengupasan.
“Pekerjaan ini dilakukan dalam satu lajur ruas jalan, mulai dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya sampai pertigaan Taman Tekno-Buaran. Tahap awalnya adalah pengupasan lapisan aspal. Dari hasil pengupasan tersebut akan terlihat kondisi struktur di bawahnya dan selanjutnya dilakukan penanganan sesuai kondisi yang ditemukan,” ujar Ahmad Fatulloh.
Sejumlah titik kerusakan struktur beton telah teridentifikasi dan menjadi lokasi penanganan. Segmen pertama berada dari lampu merah Ruko Kencana Raya hingga sebelum SPBU. Sementara segmen kedua berada di depan Bank Mandiri hingga pertigaan Jalan Tekno Widya-Buaran, pada jalur dari BSD menuju Pamulang.
Meski demikian, Ahmad menegaskan titik pembongkaran tidak bersifat tetap. Kondisi struktur setelah lapisan aspal dikupas akan menjadi dasar bagi tim teknis untuk menentukan bagian yang perlu diperbaiki.
“Jadi, setelah aspal dikupas, kondisi struktur beton akan terlihat lebih jelas. Kalau ditemukan kerusakan, maka bagian tersebut akan dilakukan pembongkaran dan perbaikan betonnya. Karena itu, kondisi pekerjaan di lapangan bisa bersifat dinamis menyesuaikan hasil pemeriksaan setelah pengupasan,” jelasnya.
Untuk bagian yang mengalami kerusakan, pekerjaan dilakukan melalui proses excavation atau pembongkaran. Selanjutnya dilakukan perbaikan struktur, termasuk pengecoran menggunakan beton mutu tinggi K-350 Fast Trackdengan waktu pengeringan sekitar tiga hari.
Setelah struktur beton selesai diperbaiki, permukaan jalan kembali ditangani dengan lapisan aspal agar ruas jalan dapat kembali rata dan nyaman dilalui kendaraan.
Namun selama proses pengupasan berlangsung, kondisi permukaan jalan akan berubah sementara. Lapisan aspal yang telah dikupas membuat permukaan menjadi tidak rata sebelum memasuki tahap pekerjaan berikutnya.
“Pada saat pengupasan aspal berlangsung, permukaan jalan akan menjadi tidak rata. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi area pekerjaan,” kata Ahmad.
Pekerjaan juga berdampak pada kapasitas ruang jalan karena penanganan dilakukan pada salah satu lajur. Pengaturan lalu lintas akan diterapkan secara bertahap menyesuaikan perkembangan pekerjaan agar kendaraan tetap dapat melintas.
Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Robbi Cahyadi, ST., MT., meminta pengguna Jalan Rawa Buntu memperhatikan rambu serta mengikuti arahan petugas di lokasi pekerjaan.
“Ada dua pekerjaan yang berlangsung perbaikan jalan dan median jalan, nanti akan ada penyempitan ruang jalan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, mengikuti arahan petugas di lapangan dan memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang oleh pelaksana pekerjaan,” ujar Robbi.
Robbi juga meminta masyarakat memahami perubahan kondisi permukaan jalan selama proses rekonstruksi berlangsung.
“Mohon dukungan dan pengertian masyarakat selama pekerjaan berlangsung. Penanganan ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi jalan, baik pada lapisan permukaan maupun struktur beton yang mengalami kerusakan. Kami berharap pekerjaan dapat berjalan aman dan setelah selesai kondisi jalan dapat kembali lebih baik untuk mendukung mobilitas masyarakat,” katanya.
Dinas SDABMBK mengimbau pengguna Jalan Rawa Buntu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, memperhatikan perubahan permukaan jalan serta mematuhi rambu dan arahan petugas di sekitar lokasi.
Rekonstruksi tersebut menjadi bagian dari penanganan infrastruktur jalan oleh Pemkot Tangsel untuk menjaga kondisi ruas jalan sekaligus mendukung keselamatan, kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat. (Adv)


