PANDEGLANG, –Asisten Daerah (Asda) III Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewiyanti, SE, MSi, membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 12, 13, dan 14 serta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 22 Tahun 2026.

Sebanyak 159 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pelatihan yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten.

Rina yang mewakili Sekda Banten mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten meningkatkan kompetensi manajerial ASN agar mampu menjalankan tugas kepemimpinan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten meningkatkan kompetensi manajerial ASN agar mampu menjalankan tugas kepemimpinan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” kata Rina saat membuka kegiatan, Selasa (21/7/2026).

BACA JUGA :  Dishub Tangsel Tertibkan Kendaraan Bermotor di Trotoar Jalan Raya Ciater

 

IMG-20260721-WA0104-300x225 Asda III Banten Buka Pelatihan Kepemimpinan, 159 ASN Ikuti PKA dan PKP

Sementara itu, Kepala BPSDMD Provinsi Banten, Drs. H. Deni Hermawan, selaku ketua panitia mengatakan pelaksanaan pelatihan mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta berbagai regulasi dan pedoman yang diterbitkan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Menurut Deni, dari total 159 peserta, sebanyak 119 orang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), sedangkan 40 orang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Peserta berasal dari Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten/kota di Banten, serta perwakilan Kementerian Hak Asasi Manusia dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning yang mengombinasikan pembelajaran klasikal dan nonklasikal. Selama pembelajaran klasikal, seluruh peserta diwajibkan tinggal di asrama BPSDMD Provinsi Banten,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 2025 Sekolah Diliburkan, Cek Jadwalnya

Deni menjelaskan, PKA berlangsung selama 908 jam pelajaran (JP) atau setara 105 hari, sedangkan PKP berlangsung selama 905 JP atau 104 hari. Seluruh rangkaian pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai 12 Juni hingga 29 Oktober 2026.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan pembelajaran dari widyaiswara, pakar, praktisi, mentor, penguji, hingga narasumber yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

Penilaian peserta mengacu pada pedoman LAN yang meliputi empat aspek, yakni akademik, pembelajaran lapangan, produk aktualisasi kepemimpinan, dan sikap perilaku. Peserta dinyatakan lulus apabila memenuhi standar minimal pada seluruh aspek penilaian. Bagi peserta yang belum memenuhi persyaratan, disediakan kesempatan mengikuti remedial sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembiayaan pelatihan bersumber dari APBD Provinsi Banten melalui kontribusi pemerintah daerah asal peserta. Selama mengikuti pelatihan, peserta tidak dipungut biaya.

BACA JUGA :  Lepas Atlet BMX ke Malaysia, Bupati Dewi: Menang atau Kalah Kami Tetap Bangga

IMG-20260721-WA0106-1-300x225 Asda III Banten Buka Pelatihan Kepemimpinan, 159 ASN Ikuti PKA dan PKP

Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) sebagai bukti telah memenuhi kompetensi manajerial jabatan struktural. Sementara peserta yang ditunda kelulusannya maupun yang belum lulus akan menerima surat keterangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pelatihan ini, BPSDMD Provinsi Banten berharap dapat mencetak pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, dan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik. (Red)