PANDEGLANG, –Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pandeglang yang sedianya digelar pada Kamis (16/7/2026) batal dilaksanakan karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi kuorum. Rapat yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB sesuai hasil Badan Musyawarah (Bamus) itu bahkan sempat diundur hingga pukul 15.00 WIB sebelum akhirnya ditunda.

Paripurna tersebut beragendakan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD Tahun Anggaran 2025 serta laporan hasil reses masa sidang II Tahun Sidang 2025/2026.

Ketua DPRD Pandeglang TB Agus Khotibul Umam mengatakan ketidakhadiran sejumlah anggota dewan disebabkan berbagai faktor sehingga syarat kuorum tidak terpenuhi.

“Ketidakhadiran anggota dewan disebabkan berbagai faktor. Ada yang sakit, menghadiri kegiatan partai, ada juga yang sedang berduka karena anggota keluarganya meninggal dunia, serta alasan lainnya. Karena itu, rapat kami jadwalkan ulang pada Kamis (23/7/2026) pukul 10.00 WIB,” kata Agus kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

BACA JUGA :  Fraksi dan Pengurus PKB Pandeglang Kawal Pasukan "Panji Bangsa"

Agus memastikan agenda paripurna tidak dibatalkan, melainkan hanya ditunda. DPRD menjadwalkan ulang rapat tersebut pada Kamis (23/7/2026) pukul 10.00 WIB.

Wakil Ketua III DPRD Pandeglang Fuhaira Amin mengatakan penundaan dilakukan agar seluruh agenda paripurna dapat dilaksanakan setelah jumlah kehadiran anggota memenuhi syarat kuorum.

Di sisi lain, anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PPP, E Supriadi, mengaku kecewa atas batalnya sidang paripurna tersebut. Menurutnya, sejumlah anggota dewan tidak hadir tanpa penjelasan resmi.

“Iya, saya kecewa dengan batalnya sidang paripurna karena ada anggota yang tidak hadir sehingga rapat tidak kuorum. Khususnya dari Fraksi PPP, tidak ada keterangan resmi terkait ketidakhadiran mereka,” ujar Supriadi.

Supriadi berharap seluruh anggota DPRD dapat lebih disiplin menghadiri rapat paripurna mengingat agenda tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab lembaga legislatif. (Red)

BACA JUGA :  Wagub Banten Apresiasi Sunatan Massal Gratis Pendekar 08, Diikuti 80 Anak