PANDEGLANG, –Kepala Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Apip Rifa’i, mengapresiasi pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang mulai berlangsung pada Selasa (7/7/2026).

Apip mengatakan Pemerintah Desa Kadupandak menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM Untirta. Menurutnya, program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan selama 1 bulan tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan.

“Adanya KKM di Desa Kadupandak dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan memberikan motivasi bagi masyarakat,” kata Apip kepada wartawan usai menerima peserta KKM Untirta

Ia menambahkan, pemerintah desa juga memfasilitasi para mahasiswa dengan menyediakan tempat tinggal yang aman dan nyaman selama menjalankan program KKM.

BACA JUGA :  Terima Bantuan Tongkat dari Wagub Banten, Andri Kembali Produktif
IMG-20260707-WA0148-300x149 Kades Kadupandak Apresiasi KKM Untirta, Harap Berdampak bagi Kemajuan Desa
Para mahasiswa dari Fakultas Keguruan Untirta saat pembukaan kegiatan KKM di Desa Kadupandak Kec.Picung, Selasa (7/7).

Diketahui, KKM mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untirta mengusung fokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis riset, peningkatan literasi, dan penguatan mutu pendidikan di desa binaan. Seluruh program dijalankan dengan pendekatan transformatif yang mengacu pada tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Selama pelaksanaan KKM, mahasiswa akan menjalankan berbagai program di sejumlah bidang. Di bidang pendidikan, mahasiswa mengajar di sekolah dasar, mendirikan dan mengelola taman baca, serta menggelar bimbingan belajar bagi anak-anak.

Sementara di bidang keagamaan dan sosial, mahasiswa melakukan pendampingan kegiatan di pondok pesantren, mengajar mengaji, serta memberdayakan majelis taklim.

BACA JUGA :  Bumdes Purwaraja Tanam Jagung Hibrida di Lahan Tidur 2 Hektare

Adapun di bidang pemberdayaan masyarakat, mahasiswa akan menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM, kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta sosialisasi literasi digital dan pelestarian lingkungan. (Red)