PANDEGLANG, –Orang tua wali murid SDN 1 Pandeglang menggelar tasyakuran kelulusan siswa kelas VI secara sederhana di lingkungan sekolah, Selasa (16/6/2026).
Kepala SDN 1 Pandeglang, Rukman, mengatakan kegiatan tersebut bukan acara wisuda kelulusan, melainkan tasyakuran yang digagas dan diselenggarakan oleh para wali murid sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan putra-putri mereka.

Menurutnya, pelaksanaan wisuda kelulusan secara meriah tidak diperbolehkan sesuai surat edaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang.
“Acara ini hanya tasyakuran. Panitianya dari wali murid, sedangkan guru hanya memfasilitasi agar kegiatan berjalan lancar dan khidmat tanpa mengurangi makna kelulusan siswa kelas VI. Semua persiapan dilakukan oleh wali murid. Kami tetap mematuhi surat edaran Dindikpora yang tidak memperbolehkan wisuda kelulusan,” tutur Rukman kepada wartawan di sela acara tersebut.

Rukman menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan kesan dan kenangan bagi para siswa setelah menempuh pendidikan selama enam tahun di sekolah dasar.
“Anak-anak tentu ingin memiliki momen yang berkesan. Ada yang ingin memakai jas, ada juga yang ingin mengenakan kebaya. Intinya, mereka ingin memiliki kenangan tersendiri saat lulus sekolah,” terangnya.

Tahun ini, SDN 1 Pandeglang meluluskan sebanyak 80 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar, yakni kelas VI A, VI B, dan VI C.
“Alhamdulillah, untuk penerimaan peserta didik baru tahun ajaran mendatang kami juga akan membuka tiga kelas,” ucapnya.
Rukman berharap para siswa yang telah lulus dapat menjaga nama baik sekolah dan orang tua serta terus mengedepankan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Kepandaian dan kecerdasan harus dibarengi dengan akhlakul karimah,” harapnya.

Acara tasyakuran tersebut turut dihadiri Ketua Komite SDN 1 Pandeglang, Warso, serta Ibu Tuti selaku Ketua Korwil Dindikpora Kecamatan Pandeglang. Sementara perwakilan Dindikpora Kabupaten Pandeglang tidak hadir dalam kegiatan tersebut. (Red)


