SERANG, –Polda Banten akan mengintensifkan patroli di sejumlah titik yang kerap dijadikan arena balap liar. Patroli dilakukan pada lokasi dan jam-jam yang dinilai rawan untuk mencegah aktivitas tersebut.

“Kami akan terus meningkatkan patroli pada lokasi dan jam-jam rawan digunakan sebagai arena balap liar,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).

Maruli mengatakan, pihaknya tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga langkah preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan patroli rutin guna menekan aksi balap liar di wilayah hukum Polda Banten.

“Kami juga mengedepankan pendekatan edukatif agar masyarakat memiliki kesadaran bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Saksikan Laga Dewa United Banten vs Persik Kediri, BIS Unjuk Kualitas

Menurutnya, balap liar merupakan aktivitas yang melanggar aturan lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan hingga korban jiwa.

“Balap liar sangat membahayakan keselamatan. Tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya yang sedang melintas,” tegasnya.

Maruli mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam balap liar karena risiko yang ditimbulkan sangat besar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam aktivitas tersebut karena risikonya sangat besar dan dapat merusak masa depan,” katanya.

Ia juga mengimbau para remaja dan pengguna kendaraan bermotor agar tidak melakukan balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Imbauan ini sebagai bentuk kepedulian Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta mencegah kecelakaan yang kerap dipicu aksi balap liar di jalan raya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Tinjau Gedung SMAN 14 Kota Tangerang Yang Ambruk

Selain itu, Maruli meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat dalam balap liar maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap peran aktif keluarga dan masyarakat untuk bersama-sama mengingatkan serta mengawasi generasi muda agar menyalurkan hobi dan bakatnya di tempat yang tepat, bukan di jalan raya. Mari kita wujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (Aldo)