PANDEGLANG, –Perjalanan hidup Asep Solehudin atau yang akrab disapa Asep Lopang menjadi bukti bahwa ketekunan dan konsistensi mampu mengubah profesi barber menjadi jalan menuju kesuksesan.

Berawal dari jasa pangkas rambut sederhana dengan tarif Rp8 ribu, kini barber asal Banten itu dikenal hingga tingkat nasional dan internasional.

Kisah inspiratif tersebut dibagikan Asep saat menghadiri Expo Beauty Pandeglang 2026 dalam kolaborasinya bersama brand perawatan pria Gatsby yang digelar di Kabupaten Pandeglang.

Dalam kesempatan itu, Asep menceritakan bagaimana dirinya merintis karier dari nol hingga mampu membangun nama besar di industri barber profesional.

“Dulu saya mulai dari tarif delapan ribu rupiah. Prosesnya panjang, belajar terus, ikut kompetisi, dan terus meningkatkan kualitas layanan. Sekarang orang datang bukan hanya untuk potong rambut, tapi karena percaya pada kualitas dan pengalaman,” tutur Asep saat diwawancarai di sela kegiatan.

BACA JUGA :  Wagub Banten Tekankan Peran Ulama dalam Pembangunan SDM

Seiring meningkatnya pengalaman dan reputasi, tarif jasa potong rambut langsung oleh Asep kini mencapai Rp200 ribu.

Menurutnya, menjadi barber profesional tidak cukup hanya menguasai teknik memotong rambut. Seorang barber juga harus memiliki pengetahuan, etika pelayanan, dan pengalaman yang memadai.

“Barber profesional itu harus punya attitude, knowledge, dan pengalaman. Jangan hanya bisa motong, tapi juga harus paham pelayanan dan bagaimana membangun value,” katanya.

Perjalanan karier Asep semakin berkembang setelah aktif mengikuti berbagai kompetisi barber, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Ia bahkan dipercaya mewakili Provinsi Banten dalam ajang barber tingkat Asia di Thailand.

Prestasi tersebut menjadi titik balik yang membuat namanya semakin dikenal di industri barber Indonesia. Kini, selain menjalankan bisnis barber di Kebon Jahe Kota Serang, Curug, dan Bundaran Perumnas Cilegon, Asep juga kerap diundang sebagai pembicara, mentor workshop, hingga juri kompetisi barber.

BACA JUGA :  Belasan Masjid di Pandeglang Disiapkan Jadi Tempat Singgah Pemudik Lebaran 2026

Dalam acara Expo Beauty Pandeglang, Asep turut memperkenalkan program kolaborasi bersama Gatsby melalui promo bundling produk.

“Di event ini masyarakat cukup beli produk Gatsby senilai Rp65 ribu, nanti bisa langsung dapat layanan cukur gratis,” jelasnya.

Asep menilai industri barber di Banten mengalami perkembangan signifikan sejak 2017. Menurutnya, barber kini berkembang menjadi bagian dari industri kreatif dengan layanan yang semakin modern, mulai dari hair treatment hingga chemical service.

Melalui kisah perjalanannya, Asep berpesan kepada para barber muda agar tidak takut berkembang dan berani meningkatkan tarif jasa selama kualitas layanan terus ditingkatkan.

“Jangan takut naikin harga. Kalau skill, pelayanan, dan value kita meningkat, pelanggan pasti menghargai. Barber itu profesi yang bisa membawa masa depan kalau dijalani dengan serius,” pungkasnya. (Yus)

BACA JUGA :  Turnamen Basket Tingkat Pelajar SLTP se-Pandeglang Diapresiasi, Rebut Piala Bupati Turnamen Basket tingkat pelajar yang memperebutkan Piala Bupati Pandeglang digelar perdana di GOR Cikupa Pandeglang diapresiasi berbagai kalangan Salah satunya yang disampaikan Rohman Hidayat salah seorang pemerhati Olah Raga Basket mengatakan, event turnamen Basket tingkat pelajar SLTP yang sepengetahuannya itu adalah merupakan ajang untuk mencari atlit berbakat menjadi tim kebanggaan Perbasi Kabupaten Pandeglang dan bisa membawa nama baik daerah di cabang olahraga basket tingkat pelajar baik SLTP se-Pandeglang tersebut. "Kami sebagai masyarakat memberikan apresiasi dan dukungan kepada Perbasi Kabupaten Pandeglang yang menggelar event pertama di laksanakan di GOR Cikupa Pandeglang itu, disamping untuk mempromosikan keberadaan GOR tersebut, juga untuk mencari atlit basket berbakat tingkat Kabupaten Pandeglang," tutur Rohman Hidayat kepada media, Selasa (05/08/2025) di sela-sela menyaksikan event tersebut. Menurut Rohman, semua komponen masyarakat harus memberikan apresiasi dengan digelarnya event bergengsi dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 80 dan ajang mempromosikan GOR Cikupa Pandeglang baru yang menjadi kebanggaan para atlit olah raga yang dapat digunakan sebagai sarana olahraga indoor tersebut. "Iya lah semua patut mengapresiasi dan mendukung hal-hal yang positif untuk kemajuan dunia olahraga di Pandeglang salah satunya Basket dan Futsal," katanya. Ia berharap, event turnamen Basket tingkat pelajar itu menjadi momentum untuk mencari atau merekrut atlit-atlit basket berpotensi untuk menjadi basket yang bisa diandalkan membawa harum daerah di kancah yang lebih besar. "Saya berharap Perbasi Pandeglang dapat memberikan kesempatan kepada atlit-atlit yang berbakat dan berpotensi melalui seleksi dalam event turnamen Basket. Sehingga para atlit dari berbagai wilayah kecamatan memiliki kebanggaan menjadi Tim Basket Tingkat Kabupaten," harapnya. Diketahui event turnamen Basket dan Futsal yang digelar oleh Perbasi Pandeglang bekerjasama dengan Disdikpora Kabupaten Pandeglang itu secara resmi dibuka oleh Bupati Raden Dewi Setiani yang diikuti 18 tim basket pelajar SLTP tersebut.