SERANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten mencatat, realisasi investasi pada triwulan I tahun 2026, di Provinsi Banten sebesar Rp 34,4 triliun.

Menurut data yang diterima Bantenonline, realisasi investasi itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten Virgojanti mengatakan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berhasil menyumbangkan sebesar Rp 23,33 triliun atau sekitar 68 persen. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 11,03 triliun atau sekitar 32 persen dari total investasi.

“Di triwulan I tahun 2026 ini, realisasi investasi yang masuk sebesar Rp 34,4 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing, dengan jumlah proyek sebayak 33.932 proyek,” kata Virgojanti kepada awak media, Kamis 7 Mei 2026.

BACA JUGA :  Jalur Pandeglang–Labuan Ambrol, Truk Sumbu Tiga Amblas

Dikatakan Virgojanti, sejumlah investasi yang masuk mampuh menyerap tenaga kerja sebanyak 51.643 orang, terdiri dari 50.611 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 1.032 orang tenaga Kerja Asing (TKA).

“Penyerapan tenaga kerja terbanyak pertama berada di Kabupaten Tangerang sebanyak 20,422 orang, disusul oleh Kota Tangerang dan Tangsel. Kemudian, untuk Kabupaten Pandeglang dan Lebak penyerapan tenaga kerjanya relatif lebih rendah,” ungkapnya.

Virgojanti menyampaikan, yang menjadi primadona dalam triwulan I ini yaitu sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran dengan nilai investasi sebesar Rp 12,42 triliun, dengan jumlah proyek sebabyak 1.347 proyek.

“Kemudian, sektor industri logam, barang logam, bukan mesin dan peralatannya juga merupakan sektor primadona yang mampuh menyumbang sebesar Rp 3,02 triliun,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pedagang Pasar Pandeglang Keluhkan Omzet Turun sejak Program MBG Berjalan

Menurut Virgojanti, capaian ini merupakan berkat kerja keras semua pihak yang telah menjaga iklim investasi di Provinsi Banten. Pihaknya berkomitmen untuk terus mempermudah alur investasi di Provinsi Banten.

“Keberhasilan pencapaian realisasi investasi diperoleh berkat kerjasama dan dukungan pemerintah pusat dan DPMPTSP Kabupaten atau Kota melalui koordinasi dan komunikasi yang efektif,” terangnya.

Lebih lanjut Virgojanti berharap realisasi investasi di triwulan berikutnya bisa terus meningkat sehingga mampuh melampaui target yang telah ditentukan.

“Mudah-mudahan terus meningkat dan bisa melampaui target nasional sebesar Rp 142 triliun,” harapnya. (Aldo Marantika)