PANDEGLANG, –Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pandeglang meminta seluruh petugas haji memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah selama pelaksanaan ibadah haji 2026 di Tanah Suci.

Tahun ini, sebanyak 936 jemaah asal Pandeglang dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi. Sebagian besar jemaah merupakan lanjut usia (lansia) sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus dari para petugas.

Kepala Kemenhaj Kabupaten Pandeglang, Supardi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 19 petugas haji untuk mendampingi para jemaah. Sementara total rombongan yang diberangkatkan, termasuk tenaga kesehatan, mencapai 955 orang.

“Petugas haji memiliki tanggung jawab besar dalam melayani jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Karena itu pelayanan harus dilakukan secara maksimal,” kata Supardi kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA :  BEM Nusantara Banten Desak Pengawalan Ketat Penetapan WPR dan IPR Pro Rakyat

Menurutnya, tugas petugas haji tidak hanya mendampingi pelaksanaan ibadah, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan dan keamanan jemaah tetap terpantau setiap hari.

Ia meminta seluruh petugas sigap menangani berbagai persoalan yang mungkin dialami jemaah selama berada di Mekkah maupun Madinah, terutama bagi jemaah lansia.

Supardi menjelaskan, jumlah jemaah haji asal Pandeglang tahun ini meningkat dibandingkan musim haji sebelumnya. Pada 2025 jumlah jemaah tercatat sebanyak 824 orang, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi 936 orang.

“Kenaikan jumlah jemaah ini menjadi tantangan bagi petugas agar lebih siap memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan bertambahnya jumlah jemaah, para petugas dituntut bekerja lebih optimal agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

BACA JUGA :  Anak Kelas 2 SD di Pandeglang Diduga Dibully, Dimasukkan ke Karung dan Diceburkan ke Sawah

Rencananya, kloter pertama jemaah haji Pandeglang akan diberangkatkan pada 9 Mei 2026. Sementara kloter kedua dijadwalkan berangkat pada 13 Mei 2026.

Sebelum keberangkatan, seluruh petugas haji telah mendapatkan pembekalan terkait pelayanan jemaah, penanganan kendala di lapangan, hingga pelayanan khusus bagi jemaah lansia.

Kemenhaj Pandeglang juga akan melakukan pemantauan terhadap kinerja petugas selama mendampingi jemaah di Arab Saudi. Pemerintah berharap seluruh jemaah asal Pandeglang dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (Yus)