SERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bekerja maksimal melayani masyarakat. Ia menegaskan ASN digaji oleh rakyat sehingga harus memberikan pelayanan terbaik.

Hal itu disampaikan Dimyati saat memimpin apel di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, Kawasan KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Dimyati sempat melontarkan pertanyaan kepada peserta apel.

“Siapa bos kita?” tanya Dimyati.
“Rakyat,” jawab peserta apel.

“Siapa yang bayar kita?” lanjutnya.
“Rakyat,” jawab ASN serentak.

Dimyati mengatakan momen tersebut menjadi pengingat bahwa otonomi daerah bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.

“Rakyat adalah bos kita. Kita digaji oleh rakyat. Maka berikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Andra Soni Minta Data Bansos Akurat dan Terus Diperbarui

Ia juga menyoroti masih adanya pola kerja ASN yang belum optimal, seperti kurang produktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan kepada rakyat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain itu, Dimyati menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan.

“Kita tidak boleh terus bergantung pada pemerintah pusat. Potensi daerah harus dipetakan dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam apel tersebut, Dimyati juga membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ia menyebut peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Amanat itu menekankan pentingnya sinkronisasi pusat dan daerah melalui langkah strategis, seperti integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis digital, penguatan fiskal daerah, hingga peningkatan layanan dasar.

BACA JUGA :  Pemkab Pandeglang Siapkan Rp100 Juta Rawat Balai Budaya dan Water Toren

Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXX tingkat Provinsi Banten tersebut diikuti jajaran pimpinan tinggi madya dan ASN di lingkungan Pemprov Banten. (Red)