PANDEGLANG, –Sebanyak 942 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Pandeglang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 9 Mei 2026. Hingga saat ini, persiapan keberangkatan telah mencapai sekitar 80 persen.

Supardi selaku Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Pandeglang, mengatakan jumlah calon jemaah haji tahun ini tercatat 942 orang. Namun, delapan di antaranya batal atau menunda keberangkatan.

“Jumlah jemaah haji tahun ini 942 orang. Untuk yang batal atau tunda ada delapan orang. Mudah-mudahan tidak bertambah,” ungkap Supardi kepada wartawan, Senin (21/4/2026).

Ia menjelaskan, seluruh tahapan persiapan, mulai dari bimbingan manasik haji, kelengkapan dokumen, hingga pemeriksaan kesehatan, telah rampung.

“Persiapan jemaah sudah selesai, mulai dari manasik, dokumen, sampai kesehatan. Insyaallah jemaah sudah siap berangkat,” kata dia.

BACA JUGA :  Heboh! Wabup dan Pejabat Sekda Pandeglang Bangun Gapura dari APBD, Disoroti Netizen

Supardi menambahkan, dokumen perjalanan seperti paspor dan visa juga telah diselesaikan. Saat ini, pihaknya hanya menunggu jadwal keberangkatan.

“Paspor dan visa semuanya sudah selesai. Tinggal menunggu waktu pemberangkatan,” ujarnya.

Untuk menjaga kondisi jemaah tetap prima, Kementerian Agama Pandeglang terus berkoordinasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), ketua kloter, serta petugas kesehatan.

“Kami terus memantau kondisi kesehatan jemaah dan memberikan sosialisasi agar jemaah tetap tenang, aman, dan nyaman menjelang keberangkatan,” ucapnya.

Ia memastikan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan. Koordinasi dengan dinas kesehatan dan pemerintah daerah juga berjalan lancar.

“Alhamdulillah, tidak ada kendala signifikan. Koordinasi dengan pihak terkait berjalan baik,” kata Supardi.

BACA JUGA :  Safari Ramadan di Masjid Jami’atul Khoir, Andra Soni: Banten Aman, Warga Diminta Perkuat Kebersamaan

Ia pun mengimbau seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan, mengingat ibadah haji membutuhkan stamina yang prima.

“Ibadah haji itu ibadah fisik, jadi kesehatan harus dijaga. Harapan kami berangkat 942 orang, pulang juga 942 orang,” tuturnya.

Adapun delapan jemaah yang batal berangkat tahun ini disebabkan oleh alasan pendamping (mahram) serta meninggal dunia. (Yus)