KOTA TANGERANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengklaim berhasil menangani 8.532 ton sampah selama periode Lebaran 2026 tanpa menimbulkan penumpukan di lingkungan masyarakat.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menyebut lonjakan volume sampah terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri, terutama pada H-1 Lebaran, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan pasar.
“Puncak volume sampah terjadi sehari sebelum Lebaran, saat aktivitas warga meningkat signifikan,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Data DLH mencatat, volume sampah mencapai titik tertinggi pada 20 Maret dengan 1.902 ton. Angka tersebut meningkat dari 1.794 ton pada 18 Maret dan 1.802 ton pada 19 Maret.
Memasuki Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, volume sampah turun drastis menjadi 476 ton pada 21 Maret, seiring menurunnya aktivitas masyarakat.
Namun, setelah hari raya, volume sampah kembali meningkat. Pada 22 Maret tercatat 987 ton, lalu naik mendekati kondisi normal pada 23 Maret dengan 1.571 ton.
“Polanya setiap tahun relatif sama, meningkat jelang Lebaran, turun saat hari H, lalu kembali normal dalam beberapa hari,” jelas Wawan.
Untuk memastikan pengangkutan berjalan optimal, DLH mengerahkan 4.457 personel kebersihan serta didukung ratusan armada, mulai dari compactor, dump truk, arm roll, bentor hingga kendaraan operasional lainnya.
Dengan kesiapan tersebut, DLH memastikan seluruh sampah selama periode Lebaran dapat tertangani dengan baik, sehingga kondisi lingkungan tetap bersih dan tidak terjadi penumpukan di tengah masyarakat.

