PANDEGLANG, –Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyalurkan bantuan gizi melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kabupaten Pandeglang.

Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai upaya pencegahan stunting.

“Hari ini dilakukan PMT bagi ibu hamil, balita, dan ibu menyusui,” kata Tinawati di Balai Penyuluhan KB Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kamis (9/4/2026).

Selain bantuan makanan bergizi, masyarakat juga menerima bantuan alat masak. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, seperti usaha kuliner rumahan.

Tak hanya itu, program ini juga disertai pelatihan memasak menggunakan bahan pangan lokal, khususnya ikan, guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Hadir Bersama Istri di Laga Dewa United, Bentuk Komitmen Pada Olahraga

“Pelatihan memasak berbahan pangan lokal ini menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting,” ujarnya.

Tinawati mengungkapkan rasa syukurnya melihat kondisi balita yang hadir dalam kegiatan tersebut tampak sehat. Ia berharap pemenuhan gizi keluarga terus terjaga dengan baik.

“Pemenuhan gizinya mudah-mudahan cukup terpenuhi,” ungkapnya.

Usai penyerahan bantuan, Tinawati juga mengunjungi salah satu penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), Susi Susanti (35), warga Kampung Kampil, Desa Sukaresmi. Susi diketahui baru melahirkan anak keduanya tiga hari lalu dan telah menerima manfaat program sejak masa kehamilan.

“Saya cukup terbantu,” kata Susi.

Dalam rangkaian kunjungannya, Tinawati turut meninjau Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibungur untuk melihat langsung fasilitas serta proses penyediaan makanan bergizi.

BACA JUGA :  Ikan Cumi dari Panimbang Siap Ekspor, Ini Kata Encep Wa’as?

Sementara itu, Camat Sukaresmi Tatang Fauzi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menyebut wilayahnya sebagai salah satu lumbung pangan di Kabupaten Pandeglang.

“Selain petani, sebagian besar masyarakat Sukaresmi juga nelayan, sehingga sumber protein cukup melimpah,” ujarnya. (Red)