PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an secara serentak, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini digelar secara daring dan luring dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-12 tingkat Kabupaten Pandeglang.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, S.Ag., M.Si., mengatakan kegiatan khataman Al-Qur’an tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.
Menurut Lukmanul, kegiatan tersebut diikuti oleh pegawai dan guru di lingkungan Kemenag Kabupaten Pandeglang serta kalangan pondok pesantren.
“Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan khataman Al-Qur’an di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring serta diikuti hampir 1.500 peserta,” kata Lukmanul kepada wartawan, Selasa (20/10/2026) usai acara tersebut.
Dia menjelaskan, para peserta mengenakan pakaian dengan warna yang telah ditentukan. Peserta laki-laki mengenakan baju putih, sedangkan peserta perempuan memakai baju merah.
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Pandeglang sebelumnya juga dibuka dengan kegiatan istigasah di Masjid Agung Kabupaten Pandeglang. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pandeglang, Abuya Muhtadi Cidahu, serta sejumlah tokoh agama dari berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang.
Lukmanul berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat memperkuat identitas Pandeglang yang dikenal dengan julukan Kota Sejuta Santri, Seribu Ulama.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendidik generasi muda agar julukan tersebut dapat terus dipertahankan.
“Mudah-mudahan dengan sebutan Pandeglang sebagai Kota Sejuta Santri, Seribu Ulama, kita bisa mempertahankannya dengan bersama-sama mendidik anak-anak bangsa, sebagai generasi penerus,” ujarnya. (Red)


