BERITA HOT

Warga Pertanyakan Keberadaan Mobil Operasional BUMDes Kertamukti

PANDEGLANG, – Warga Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, mempertanyakan keberadaan kendaraan operasional BUMDes berupa mobil Elf yang merupakan bantuan pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018.

Kendaraan tersebut diketahui diperuntukkan sebagai sarana antar-jemput anak sekolah di wilayah pedesaan terpencil.

Salah satu warga Kecamatan Sumur, Asep, mengaku heran karena mobil operasional tersebut sudah tidak terlihat selama beberapa tahun terakhir. Hal itu ia sampaikan kepada media pada Senin (5/1/2026).

“Sudah sekitar tiga tahun terakhir mobil Elf itu tidak pernah terlihat. Padahal awalnya kendaraan tersebut beroperasi dengan baik,” ujar Asep.

Menurut Asep, kendaraan operasional pedesaan itu merupakan hasil usulan ke Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) pada masa kepemimpinan Bupati Irna Narulita. Bantuan DAK tersebut kemudian dikelola oleh BUMDes di sejumlah desa, termasuk Desa Kertamukti dan Desa Ujung Jaya.

Ia mengaku sudah mencoba meminta penjelasan kepada Sekretaris Desa Opik, hingga Kepala Desa Kertamukti yang saat ini menjabat. Namun, jawaban yang diterima dinilainya belum jelas.

“Informasi dari kepala desa, kendaraan itu katanya sudah diserahkan ke Dishub dan dipindahtangankan ke desa lain karena tidak sanggup menanggung biaya perawatan,” katanya.

Asep menambahkan, penyerahan kendaraan tersebut disebut dilakukan kepada Kepala Seksi Angkutan Dishub Pandeglang saat itu. Hal tersebut mendorongnya untuk mencari kejelasan langsung ke pihak Dishub.

Ia menyayangkan aset BUMDes yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat justru tidak digunakan sesuai peruntukannya.

“Saya masih tabayun dan akan terus menanyakan keberadaan mobil itu sampai jelas. Kalau tidak ada kejelasan, saya akan melaporkan ke penegak hukum,” tegasnya.

Menurut Asep, jika benar terjadi pemindahtanganan kendaraan, seharusnya terdapat berita acara resmi yang disaksikan oleh pihak Dishub Kabupaten Pandeglang.

“Ini menimbulkan dugaan adanya penyelewengan dan penggelapan aset BUMDes,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Kertamukti Kecamatan Sumur belum dapat dimintai keterangan. Pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang juga belum memberikan respons terkait hal tersebut. (Red)

Deni

Recent Posts

Seba Baduy Digelar 24–26 April 2026, Warga Adat Temui Kepala Daerah hingga Gubernur Banten

SERANG, –Ritual tahunan masyarakat Adat Kanekes atau Seba Baduy Kabupaten Lebak Provinsi Banten, akan kembali…

23 menit ago

BP3MI Banten Dorong Polda Banten Bentuk Direktorat PPA dan PPO

SERANG - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten mendorong Kepolisian Daerah Banten untuk…

2 jam ago

HNSI Dorong Pemkab Pandeglang Benahi Pulau Liwungan Jadi Wisata Laut Terpadu

PANDEGLANG, –Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pandeglang, Encep Waas, mendorong Pemerintah Kabupaten Pandeglang…

2 jam ago

Gubernur Andra Soni Minta Perusahaan Utamakan Keselamatan Pekerja

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni meminta para pelaku usaha memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).…

2 jam ago

Dongkrak PAD, Kabupaten Pandeglang Butuh Strategi Pengembangan Wisata

PANDEGLANG, –Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dadi Rajadi dari Fraksi NasDem bersama anggota dewan Riza Juli…

4 jam ago

Pemprov Banten Perketat Pengawasan MBG, 20 Dapur Disanksi

SERANG, –Pemprov Banten memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan optimal, tepat sasaran,…

5 jam ago