BERITA HOT

Wagub Dimyati: Regenerasi dan Reposisi Jabatan Perkuat Manajemen Talenta ASN

SERANG, – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan regenerasi dan reposisi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN).

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri pelantikan 10 pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) oleh Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (26/1/2026) kepada awak media.

Dimyati mengatakan, para pejabat yang baru dilantik harus segera bergerak cepat dan menunjukkan perubahan nyata dalam tata kelola birokrasi. Perubahan tersebut mencakup pola pikir dan cara kerja agar kinerja organisasi pemerintahan semakin efektif.

“Mereka harus segera berakselerasi. Harus ada perubahan paradigma dari pola lama ke pola baru. Kinerja saat ini harus lebih baik dibandingkan sebelumnya,” kata Dimyati.

Ia optimistis, penataan jabatan berbasis manajemen talenta akan mendorong peningkatan kinerja perangkat daerah secara bertahap dan berkelanjutan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam pembenahan birokrasi di lingkungan Pemprov Banten.

“Saya yakin ini akan memberikan hasil yang lebih baik. Perbaikan dilakukan secara bertahap melalui proses regenerasi dan reposisi jabatan,” ujarnya.

Dimyati menambahkan, manajemen talenta menjadi fondasi untuk memastikan penempatan jabatan dilakukan secara objektif dan profesional. Penilaian didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, rekam jejak, serta capaian kinerja ASN.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan pelantikan JPT Pratama merupakan bagian dari proses penataan birokrasi yang terus berjalan. Ia meminta para pejabat yang dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya.

“Kepercayaan adalah penghargaan tertinggi dalam organisasi. Para pejabat memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga amanah tersebut melalui kinerja yang optimal,” ujar Deden.

Deden memastikan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan di lingkungan Pemprov Banten dilakukan murni berdasarkan sistem manajemen talenta tanpa intervensi.

Menurutnya, penerapan manajemen talenta kini didukung sistem aplikasi yang menyaring data ASN secara objektif, mulai dari kepangkatan, masa kerja, hingga rekam jejak kinerja.

“Semua tersaring melalui aplikasi berbasis NIP. Sistem ini memastikan penempatan jabatan dilakukan secara transparan dan sesuai kebutuhan organisasi,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Kejari Awasi MBG di Pandeglang, Siap Tindak Jika Ada Dugaan Penyimpangan

PANDEGLANG, –Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang melakukan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur…

3 jam ago

100 Ribu Siswa di Banten Daftar Pra-SPMB, Hari Ini Tahap Validasi Berakhir

SERANG, –Sebanyak 100 ribu siswa di Provinsi Banten telah mendaftar pada tahap Pra Sistem Penerimaan…

4 jam ago

DPP KNPI Apresiasi Langkah Cepat Kejagung Tangani Persoalan di BGN

JAKARTA, –Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung…

6 jam ago

Bupati Dewi Segera Lantik Sekwan dan Asda II Definitif, Tunggu Pertek BKN

PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang segera mengisi jabatan definitif Sekretaris DPRD (Sekwan) dan Asisten Daerah…

6 jam ago

STIKes Salsabila Serang Dorong Peran Apotek dalam Deteksi Dini TBC

SERANG, – Tim peneliti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Salsabila Serang mendorong optimalisasi peran apotek…

7 jam ago

Polisi Buru 2 Buronan Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api

SERANG, – Polda Banten masih memburu dua buronan kasus pencurian kabel persinyalan kereta api yang…

7 jam ago