PANDEGLANG, – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1,197 triliun. Capaian tersebut melampaui target sekaligus menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jabatan Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Pandeglang, Dhania, mengatakan realisasi investasi 2025 tumbuh 36,3 persen dibandingkan 2024. Ia menilai peningkatan itu mencerminkan membaiknya iklim investasi serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap Pandeglang.
“Realisasi investasi Kabupaten Pandeglang tahun 2025 melampaui Rp1 triliun, tepatnya Rp1,197 triliun. Ini menjadi indikator keberhasilan pembangunan ekonomi daerah dan meningkatnya kepercayaan investor,” ungkap Dhania kepada wartawan, Senin (26/1/2026).
Menurut Dhania, salah satu faktor pendorong kenaikan investasi adalah meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Hal itu sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang memperketat kewajiban pelaporan LKPM secara triwulanan.
“Pelaku usaha kini mendapatkan pemberitahuan hingga teguran dari pemerintah pusat terkait kewajiban laporan LKPM. Jika tidak melaporkan, sanksinya mulai dari surat peringatan hingga pembekuan kegiatan usaha,” ujarnya.
Berdasarkan data DPMPTSP Pandeglang, sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap realisasi investasi sepanjang 2025 berasal dari sektor makanan, perumahan, dan perkantoran.
DPMPTSP juga mencatat respons positif dari investor terhadap iklim investasi daerah, termasuk minat investor dari luar Pandeglang yang terus meningkat.
“Dengan meningkatnya realisasi investasi, tingkat kepercayaan investor juga ikut naik. Investor dari luar daerah semakin yakin untuk menanamkan modalnya di Pandeglang,” kata Dhania.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berkomitmen terus mendorong peningkatan investasi melalui penguatan fasilitasi, pemberian insentif, serta kemudahan perizinan.
“Fasilitasi, insentif, dan kemudahan perizinan akan terus diperkuat agar investor merasa aman dan nyaman berinvestasi di Pandeglang,” pungkasnya. (Red)
PANDEGLANG, –Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang melakukan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur…
SERANG, –Sebanyak 100 ribu siswa di Provinsi Banten telah mendaftar pada tahap Pra Sistem Penerimaan…
JAKARTA, –Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung…
PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang segera mengisi jabatan definitif Sekretaris DPRD (Sekwan) dan Asisten Daerah…
SERANG, – Tim peneliti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Salsabila Serang mendorong optimalisasi peran apotek…
SERANG, – Polda Banten masih memburu dua buronan kasus pencurian kabel persinyalan kereta api yang…