SERANG, – Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah meminta Komisi II DPR RI ikut berperan aktif memperkuat PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten agar mampu menjadi lokomotif pembangunan ekonomi daerah.

Menurut Dimyati, penguatan Bank Banten akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Dimyati usai mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Bank Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (28/1/2026).

Dimyati menilai, Komisi II DPR RI memiliki peran strategis karena memiliki akses langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Peran tersebut dinilai penting untuk mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota di Banten agar memanfaatkan Bank Banten secara optimal.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Akan Tutup 43 Tambang Ilegal Pekan Depan

Terlebih, Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank Banten dan BPD Bank Jawa Timur (Bank Jatim) telah terbentuk.

“Ini tentu memperkuat Bank Banten, baik dari sisi finansial maupun teknologi,” kata Dimyati.

Ia menjelaskan, penempatan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Bank Banten akan memberikan efek berganda bagi pembangunan dan perekonomian di masing-masing daerah.

“Perputaran ekonominya akan semakin kuat di dalam daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menilai kinerja Bank Banten menunjukkan tren positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari peningkatan aset, laba bersih, serta membaiknya tingkat kesehatan bank.

“Direksi dan komisaris sudah berkomitmen menekan NPL. Dengan kinerja direksi yang sangat baik, saya yakin ke depan Bank Banten akan semakin kuat,” kata Aria.

BACA JUGA :  Wagub Banten Pimpin Upacara Hari Bela Negara ke-77 di KP3B

Terkait dukungan pemerintah daerah, Aria mengaku telah menginstruksikan Kemendagri untuk memfasilitasi penguatan peran bank pembangunan daerah (BPD). Ke depan, BPD diharapkan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing.

“Bagaimana arus fiskal keuangan daerah bisa semakin kuat melalui optimalisasi peran BPD,” ujarnya.
Di sisi lain, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyambut baik kunjungan Komisi II DPR RI tersebut.

Menurutnya, kunjungan itu menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus capaian kinerja Bank Banten.

“Intinya, kita memiliki kesepemahaman agar Bank Banten bisa menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” kata Busthami.

Ia menambahkan, salah satu dukungan konkret adalah penempatan RKUD di Bank Banten. Menurutnya, hal tersebut penting tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga sebagai bentuk kepercayaan pemerintah kabupaten/kota terhadap Bank Banten.

BACA JUGA :  Dharma Wanita DKP Banten Tanam Jagung, Dorong Ketahanan Pangan Rumah Tangga

“Pada 2025, saat Bank Banten baru mengelola RKUD dua pemda saja, dampaknya sudah sangat besar. Apalagi jika seluruh pemda ikut bergabung,” ujarnya. (Red)