TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak para pengusaha muda untuk menjalani hidup secara seimbang dan terus bergerak dalam menjalankan usaha. Menurutnya, hal itu penting agar bisnis yang dijalankan tidak mudah terpuruk.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Fit and Proper Test Badan Semi Otonom (Basnom) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Banten yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Talaga Sampireun Bintaro, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (9/3/2026).
“HIPMI itu kekeluargaan dan kebersamaannya bagus sekali,” kata Dimyati.
Dalam kesempatan itu, Dimyati juga menceritakan awal perjalanan dirinya menjadi pengusaha muda. Ia mengaku mulai berjejaring dengan para pengusaha lain setelah bergabung sebagai anggota HIPMI.
Dimyati mengatakan perjalanan usahanya cenderung terus mengalami peningkatan. Menurutnya, kondisi itu berbeda dengan sebagian pengusaha yang biasanya mengalami naik turun dalam menjalankan bisnis.
“Jalan usaha saya trennya naik terus. Kalau pengusaha pada umumnya kan trennya naik turun,” ujarnya.
Ia juga menceritakan modal awal usahanya sebesar Rp10 juta. Dari modal tersebut, usahanya kemudian berkembang hingga mencapai Rp35 juta.
“Modal awal saya Rp10 juta, ternyata Allah SWT berikan menjadi Rp35 juta,” tambahnya.
Pengalaman itu membuatnya semakin semangat untuk mengembangkan usaha. Ia menilai semangat menjadi salah satu kunci dalam meraih kesuksesan.
“Kalau semangat, insyaallah akan dapat,” ungkapnya.
Selain itu, Dimyati juga membagikan sejumlah kiat agar dapat menjadi pengusaha sukses. Menurutnya, integritas dan akhlak yang baik menjadi hal utama dalam menjalankan bisnis.
“Kuncinya tidak curang dan yang paling penting akhlak kita bagus, baik kepada kawan, kolega, dan sesama,” paparnya.
Ia menambahkan dalam berusaha seseorang juga harus memiliki ilmu serta kesabaran. Dimyati juga menjelaskan makna dari singkatan HIPMI.
Menurutnya, huruf H berarti humble atau rendah hati, harus gaul dan percaya diri serta memiliki mentor dalam usaha. Huruf I berarti imajinasi yang dinilai penting dalam mengembangkan usaha.
“Imagination is more important than knowledge,” ujarnya.
Sementara huruf P berarti profesional yang mampu memberdayakan. Huruf M berarti modern dan unggul. Sedangkan huruf I terakhir berarti instan atau cepat dalam memanfaatkan peluang.
“Harus cepat, karena kesempatan tidak hadir dua kali,” tambahnya.
Dimyati juga menekankan pentingnya memiliki lingkungan pertemanan yang positif, termasuk mentor yang dapat memberikan arahan dalam menjalankan usaha.
Dalam kesempatan itu juga digelar buka puasa bersama serta santunan kepada anak-anak yatim. Acara tersebut turut dihadiri Ketua HIPMI Provinsi Banten periode 2025-2028 Rifky Hermansyah yang juga anggota DPRD Banten dari Fraksi Gerindra bersama jajaran pengurus HIPMI lainnya. (Red)
PANDEGLANG, –Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang melakukan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur…
SERANG, –Sebanyak 100 ribu siswa di Provinsi Banten telah mendaftar pada tahap Pra Sistem Penerimaan…
JAKARTA, –Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung…
PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang segera mengisi jabatan definitif Sekretaris DPRD (Sekwan) dan Asisten Daerah…
SERANG, – Tim peneliti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Salsabila Serang mendorong optimalisasi peran apotek…
SERANG, – Polda Banten masih memburu dua buronan kasus pencurian kabel persinyalan kereta api yang…