BERITA HOT

Hari Musik Nasional 2026: Andra Soni Ingin Musik Jadi Pemersatu dan Penggerak Ekonomi Banten

SERANG, –Gubernur Banten, Andra Soni, mendorong musik menjadi kekuatan pemersatu sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Banten. Hal itu disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Musik Nasional 2026 yang digelar Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (9/3/2026).

Perayaan tahun ini mengangkat tema “Nada Nusantara Resonansi Dunia.”

Dalam sambutannya, Andra menegaskan Hari Musik Nasional bukan sekadar seremoni. Momentum ini penting untuk memberikan apresiasi kepada para musisi sekaligus memperkuat peran musik sebagai perekat persatuan.

“Selamat Hari Musik Nasional. Terima kasih kepada pengurus PAPPRI yang terus mewadahi para pencipta lagu, musisi, dan pelaku seni untuk terus berkarya,” kata Andra.

Menurutnya, musik memiliki makna lebih luas dari sekadar hiburan. Musik juga merupakan bagian penting dari budaya yang mampu mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kebahagiaan masyarakat.

“Musik bukan hanya hiburan, tetapi juga budaya yang bisa menyatukan dan membangun kebahagiaan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Banten bersama istri Tinawati Andra Soni dalam acara Perayaan HMN.

Dalam kesempatan itu, Andra juga menyatakan Pemprov Banten terbuka terhadap aspirasi komunitas seni. Salah satunya usulan menjadikan nama tokoh nasional sekaligus pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Supratman, sebagai nama ruas jalan di wilayah Banten.

Perkuat Ekosistem Musik

Ketua Umum DPP PAPPRI, Tony Wenas, mengatakan Hari Musik Nasional merupakan momentum penting untuk merawat identitas budaya sekaligus memperkuat ekosistem musik nasional.

Ia mengingatkan, penetapan Hari Musik Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 merupakan hasil perjuangan panjang para insan musik Tanah Air.

“Melalui Keppres tersebut, tanggal 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional bertepatan dengan hari lahir Wage Rudolf Supratman. Ini momentum untuk membangkitkan musikalitas sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia,” jelas Tony.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam industri musik global. Banyak musisi Indonesia yang berkiprah di tingkat internasional maupun diaspora musisi yang tersebar di berbagai negara.

Namun, ia menegaskan tantangan di era digital juga semakin besar, mulai dari digitalisasi, distribusi global hingga perlindungan hak cipta.

“Kita harus memastikan hak-hak musisi terlindungi, termasuk soal royalti. Itu penting agar musik Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat dunia,” tegasnya.

Dorong Ekonomi Kreatif

Ketua PAPPRI Provinsi Banten, M. Faisal, menambahkan peringatan Hari Musik Nasional di Banten tidak hanya bersifat seremonial.
PAPPRI Banten, kata dia, ingin menjadikan musik sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kreatif daerah.

“Kami ingin ekosistem musik di Banten menjadi lokomotif ekonomi kreatif, menghidupkan destinasi wisata, serta meningkatkan kesejahteraan para seniman musik,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Peringati Hari Bumi 2026, Tinawati: Bumi Sehat Warisan Terbaik Anak Cucu

TANGERANG, –Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari…

7 jam ago

Memiliki Daya Tarik Ekonomi, Banten Jadi Tujuan Migrasi Penduduk

CILEGON, –Provinsi Banten menjadi salah satu tujuan migrasi penduduk dari berbagai daerah karena dinilai memiliki…

7 jam ago

Andra Soni Gandeng Muhammadiyah, Bentengi Anak dari Dampak Negatif Digital

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…

8 jam ago

Ali Hanafiah Terpilih Jadi Ketua Umum FHI Banten Lewat Muslub

SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…

10 jam ago

Ketua LSM Turun Gunung, Ikut Tanam Pohon di Pulosari

PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…

14 jam ago

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…

14 jam ago