CILEGON, –Gubernur Banten Andra Soni menutup Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tahun 2026 di Stadion Geger Cilegon, Kota Cilegon, Rabu (17/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Andra menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membangun ekosistem pembinaan atlet yang terpadu dan berkelanjutan.
Menurut Andra, prestasi olahraga menjadi salah satu indikator daya saing daerah. Ia mencontohkan capaian kontingen Banten yang berhasil menembus lima besar nasional pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025.
“Ini bukti nyata bahwa sistem pembinaan olahraga di Banten telah berada pada jalur yang tepat,” kata Andra.
Meski demikian, Andra menegaskan Pemprov Banten akan terus memperkuat ekosistem atlet melalui pengelolaan yang komprehensif. Pembinaan tersebut mencakup identifikasi bakat sejak dini, pelatihan berjenjang, peningkatan kualitas pelatih, dukungan sport science, pembinaan mental, pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan olahraga, penyediaan kompetisi berkelanjutan, hingga modernisasi fasilitas olahraga.
Andra menyebut Popda tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian penting dalam pengembangan ekosistem olahraga daerah.
“Popda bukan sekadar ajang kompetisi. Popda merupakan wahana pembinaan karakter, sarana pengembangan potensi generasi muda, sekaligus instrumen strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet pelajar terbaik yang akan menjadi kebanggaan Provinsi Banten di masa mendatang,” ujarnya.
Ia mengaku bangga atas pelaksanaan Popda XII yang berlangsung sukses. Menurutnya, ajang tersebut memperlihatkan semangat juang, disiplin, kerja keras, sportivitas, dan persahabatan para atlet pelajar dari seluruh kabupaten/kota di Banten.
“Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani melaporkan Popda XII 2026 berlangsung pada 8-17 Juni 2026. Secara umum, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, aman, dan sukses.
“Dinamika yang terjadi di lapangan masih dalam koridor dan semangat pertandingan untuk menunjukkan prestasi terbaik para atlet pelajar se-Provinsi Banten,” kata Ahmad.
Dalam ajang tersebut, Kota Tangerang berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan 106 medali emas, 75 perak, dan 84 perunggu. Posisi kedua ditempati Kota Tangerang Selatan dengan 60 emas, 71 perak, dan 61 perunggu.
Sementara itu, Kabupaten Tangerang berada di peringkat ketiga dengan koleksi 50 emas, 56 perak, dan 61 perunggu. Disusul Kota Cilegon di posisi keempat dengan 35 emas, 40 perak, dan 58 perunggu.
Peringkat kelima ditempati Kota Serang dengan 28 emas, 19 perak, dan 39 perunggu. Kabupaten Lebak berada di posisi keenam dengan 15 emas, 25 perak, dan 57 perunggu.
Kemudian Kabupaten Pandeglang menempati peringkat ketujuh dengan raihan 12 emas, 10 perak, dan 56 perunggu. Adapun Kabupaten Serang berada di posisi kedelapan dengan 8 emas, 18 perak, dan 31 perunggu.
“Dengan demikian Kota Tangerang keluar sebagai juara umum Popda XII Tahun 2026,” ujar Ahmad.
Ia juga mengumumkan bahwa Kabupaten Tangerang akan menjadi tuan rumah Popda XIII Tahun 2028. (Red)


