Tinawati Andra Soni Apresiasi Gerakan Lansia Sehat di Peringatan Hari Ibu ke-97

SERANG,  – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengapresiasi kegiatan Bergerak Bersama Lansia Sehat yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97 yang puncaknya akan dilaksanakan 22 Desember 2025 mendatang.

Kegiatan tersebut diisi dengan senam bersama lansia sebagai upaya menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan peran lansia di masyarakat.

Tinawati mengatakan, para lansia memiliki kontribusi besar dalam menciptakan suasana yang ceria dan positif di Provinsi Banten. Ia menegaskan, bertambahnya usia bukan penghalang untuk tetap berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Walaupun umur bertambah, kesempatan kita untuk berkontribusi dalam pembangunan di Provinsi Banten tetap ada. Tentunya dengan menjaga kesehatan kita bersama,” kata Tinawati di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (18/12/2025).

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan dampak positif, baik bagi kesehatan fisik maupun kebahagiaan para lansia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina, menegaskan tingginya perhatian Ketua TP PKK Provinsi Banten terhadap keberadaan lansia.

Menurutnya, Ketua TP PKK selalu mendorong agar para lansia tetap sehat, mandiri, dan berdaya, sejalan dengan arah pembangunan yang inklusif.

“Semua, tanpa terkecuali, merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Lansia perlu terus diberikan ruang agar tetap sehat, bahagia, dan produktif,” ujarnya.

Sitti menjelaskan, senam bersama lansia tidak hanya bermanfaat bagi kebugaran fisik, tetapi juga membantu menjaga daya ingat. Setiap gerakan yang berbeda dalam tiap lagu merangsang lansia untuk tetap aktif dan berpikir.

“Gerakan senam ini membantu lansia terhindar dari kepikunan. Dengan rasa bahagia dan semangat, mereka membawa pulang cerita-cerita positif ke keluarga,” jelasnya.

Selain senam, DP3AKKB Provinsi Banten juga menjalankan berbagai program pemberdayaan, salah satunya melalui pendampingan dan pelatihan tata boga bagi perempuan guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

“Perempuan yang produktif dibekali keterampilan agar mandiri secara ekonomi, sehingga tercipta keluarga yang harmonis dan berkualitas,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

16 Rumah di Pandeglang Rusak Diterjang Puting Beliung, Tak Ada Korban Jiwa

PANDEGLANG, –Sebanyak 16 rumah di Kampung Kadutoke, Kelurahan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, rusak akibat diterjang angin…

1 jam ago

BPBD Banten Ajak Masyarakat Donasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

SERANG, –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengajak masyarakat, dunia usaha, komunitas, organisasi kemasyarakatan,…

3 jam ago

Setelah 25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Serang Akhirnya Dibangun

SERANG, –Penantian panjang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, akhirnya berbuah hasil. Setelah sekitar…

3 jam ago

Mediasi Sengketa Ketenagakerjaan dan Dugaan Pelanggaran UU ITE Berakhir Damai

DEPOK, –Sengketa ketenagakerjaan yang disertai dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) berakhir…

21 jam ago

Momen Haru di SMK PGRI Pandeglang, Siswa Peluk Andra Soni Usai Rasakan Manfaat Sekolah Gratis

PANDEGLANG, –Suasana haru mewarnai kunjungan Gubernur Banten Andra Soni ke SMK PGRI Pandeglang, Senin (20/7/2026).…

22 jam ago

Hadiri Lomba Hari Anak Nasional 2026, Bupati Dewi: Anak Investasi Masa Depan Bangsa

PANDEGLANG, – Ratusan anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang mengikuti Lomba Hari Anak Nasional…

22 jam ago