BERITA HOT

Potret Kemiskinan di Pandeglang: Keluarga Pemulung Tinggal di Gubuk Reyot, Anak Putus Sekolah

PANDEGLANG, –Potret kemiskinan masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Pandeglang, Banten. Di Kampung Babakan Dukuh dan Cilurah, Desa Sukanagara, Kecamatan Carita, masih ditemukan warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Salah satunya dialami Arman (57). Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung itu tinggal bersama istri dan empat anaknya di sebuah gubuk reyot yang nyaris roboh.

Pantauan di lokasi, rumah yang ditempati Arman tampak tidak layak huni. Dindingnya terbuat dari bilik bambu yang sudah lapuk, atap bocor, serta bangunan yang mulai miring.

Saat hujan turun, Arman bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga karena khawatir rumahnya ambruk.

“Kalau hujan suka numpang dulu ke rumah tetangga. Takut roboh,” kata Arman kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).

Arman mengaku sudah tinggal di rumah tersebut selama sekitar 20 tahun. Namun hingga kini, ia belum pernah menerima bantuan perbaikan rumah ataupun bantuan rumah layak huni.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Arman mengandalkan penghasilan dari memulung barang bekas. Dalam sehari, ia hanya mendapat uang sekitar Rp15 ribu hingga Rp30 ribu.

“Paling dapat Rp15 ribu sampai Rp30 ribu sehari. Buat makan saja susah,” ujarnya.

Anak seorang pemulung di Carita Pandeglang karena ekonomi harus putus sekolah.

Keterbatasan ekonomi juga membuat salah satu anaknya, Ati, terpaksa putus sekolah saat masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

“Saya nggak lanjut sekolah karena lihat kondisi orang tua,” ujar Ati sambil menangis.

Arman mengatakan rumah yang ditempatinya berdiri di atas tanah milik warga asal Jakarta. Ia pun tidak memiliki rumah maupun lahan pribadi.

“Mau benerin rumah juga nggak punya uang. Harapan saya ada bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.

Ketua RT Kampung Cilurah, Tana Mahesa, membenarkan kondisi keluarga Arman yang dinilai masuk kategori miskin ekstrem.

“Pak Arman memang warga tidak mampu. Sudah lama tinggal di rumah reyot dan belum pernah dapat bantuan,” katanya.

Ia berharap pemerintah dan para dermawan bisa segera membantu keluarga Arman agar mendapat tempat tinggal yang layak. (Yus)

Deni

Recent Posts

Ibis Gading Serpong Hadirkan Ragam Penawaran Spesial Untuk Keluarga, Bisnis dan Komunitas

siarnitas.id - Di pertengahan tahun 2026, ibis Gading Serpong terus menghadirkan berbagai inovasi melalui pengalaman…

36 menit ago

Kunjungi Kasepuhan Citorek, Ahmad Fauzi Janji Dorong RUU Perlindungan Masyarakat Adat

LEBAK, –Anggota DPR RI Drs. Ahmad Fauzi menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang…

2 jam ago

Dewan PKS Abdul Azis Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Cibaliung

PANDEGLANG, –Anggota DPRD Pandeglang Fraksi PKS, Abdul Azis, menyalurkan bantuan material bangunan kepada korban kebakaran…

3 jam ago

Komisi IV DPRD Pandeglang Desak Polisi dan Inspektorat Usut Kasus Obat Keras Hilang di RSUD Aulia Menes

PANDEGLANG, –Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang mendesak kepolisian dan Inspektorat mengusut tuntas kasus hilangnya ratusan…

15 jam ago

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wagub Banten Sebut Sinergi Antar Lembaga Berbuah WTP 10 Kali

SERANG, –DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran…

17 jam ago

Hadiri Raker APPSI, Andra Soni Sebut UMKM Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Daerah

LOMBOK BARAT, –Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat pemberdayaan usaha…

18 jam ago