BERITA HOT

Pengunjung Curug Goong Masih Ramai, Pengelola Perketat Pengawasan

PANDEGLANG, –Pasca musibah tenggelamnya seorang pengunjung asal Pamarayan, Serang, objek wisata Curug Goong, Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, masih dipadati wisatawan dari berbagai daerah di Banten.

Meski demikian, pengelola memperketat pengawasan dengan menambah petugas keamanan serta mempertegas aturan, pengunjung anak dibawah umur tidak diperbolehkan berenang di area Curug Goong yang telah ditentukan oleh tim Balawista di lokasi tersebut.

Direktur PT.Karya Cipta Mandalawangi H. Enung Wahyudin yang juga selaku Penanggung jawab Pesona Curug Goong, mengatakan pihaknya tetap membuka kawasan wisata.

Namun, demi memberikan rasa aman dan nyaman, pengawasan diperketat dan jumlah petugas ditambah termasuk pengunjung anak-anak harus dibawah pengawasan orang tua.

“Pasca kejadian kemarin, kami mengambil hikmah. Alhamdulillah pengunjung masih ramai. Untuk keamanan, kami perketat pengawasan dan aturan, serta menambah petugas dari tim Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista),” kata H. Enung Wahyudin kepada wartawan, Jumat (3/4/2026) di lokasi.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan Balawista Provinsi Banten yang menempatkan petugas di sejumlah titik di kawasan wisata Curug Goong tersebut.

Enung mengimbau para pengunjung untuk mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas selama berada di lokasi.

“Di sini tersedia kolam renang anak dan dewasa, waterboom, camping ground (area perkemahan) serta spot foto. Namun pengunjung anak dibawah umur tidak diperkenankan mandi di Curug Goong,” ujarnya.

Waterboom Pesona Curug Goong terlihat ramai pengunjung, Jumat (3/4) sore.

Berdasarkan pantauan di lokasi, wisatawan terlihat datang dari berbagai daerah seperti Tangerang, Bekasi, Jakarta, Cilegon, Serang, dan Rangkasbitung, Lebak. Mereka tetap menikmati suasana wisata meski sempat terjadi musibah beberapa waktu lalu.

Salah satu pengunjung asal Kabupaten Serang, Lina, mengaku mengetahui kejadian tersebut dari media sosial. Namun, ia menilai peristiwa itu sebagai musibah dan tetap berwisata bersama keluarga.

“Sudah beberapa kali ke sini. Tahu kejadian itu, tapi kita harus lebih hati-hati dan patuhi imbauan petugas,” ujarnya.

Area Curug Goong yang diperolehkan untuk berenang lengkap tim Balawista.

Hal senada disampaikan Ana, pengunjung asal Leuwidamar, Kabupaten Lebak, yang baru pertama kali datang ke Curug Goong.

“Tahu dari medsos. Anak-anak main di waterboom yang aman. Untuk ke Curug Goong hanya foto saja, tidak mendekat ke air,” katanya. (Red)

Deni

Recent Posts

KEMAS Soroti Dugaan Ketidaksesuaian PBB-P2 di Desa Kertaraharja, Minta Klarifikasi Terbuka

PANDEGLANG, –Keluarga Mahasiswa Sobang (KEMAS) menyoroti dugaan ketidaksesuaian dalam pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan…

3 jam ago

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Masuk Sekolah Swasta

TANGERANG, – Program Sekolah Gratis (PSG) untuk sekolah swasta yang digagas Gubernur Banten Andra Soni…

5 jam ago

Andra Soni Pantau MBG dan Pra-SPMB, Tegaskan Tak Ada Titip-Menitip Siswa

TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni turun langsung memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

7 jam ago

Tawarkan Banyak Pilihan, BPKAD Banten Lelang Puluhan Kendaraan Dinas

SERANG, –Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten kembali menggelar Lelang Non Eksekusi…

9 jam ago

Ingat! Operasi Patuh 2026 di Pandeglang Digelar 8-21 Juni, Tilang Pakai ETLE

PANDEGLANG, –Satlantas Polres Pandeglang akan menggelar Operasi Patuh 2026 mulai 8 hingga 21 Juni 2026.…

11 jam ago

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi Program MBG Lewat Diskusi Publik di Banten

SERANG, –Sejumlah organisasi kepemudaan dan mahasiswa menggelar diskusi publik bertajuk "Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam…

11 jam ago