BERITA HOT

Pemprov Banten Siapkan Rp 164 Miliar untuk Bangun 33 Ruas Jalan Desa pada 2026

SERANG, –Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggaran Rp 164 miliar dari APBD 2026 untuk membangun 33 ruas jalan desa melalui Program Bang Andra. Total panjang jalan yang akan dibangun mencapai 46,71 kilometer.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pembangunan jalan tersebut tersebar di enam kabupaten/kota. Kabupaten Lebak dan Pandeglang kembali menjadi daerah prioritas dalam program tersebut.

“Pada tahun 2026, Program Bang Andra akan dilaksanakan di Kabupaten Lebak sebanyak 11 ruas jalan, Kabupaten Pandeglang 9 ruas, Kabupaten Serang 4 ruas, Kabupaten Tangerang 4 ruas, Kota Serang 4 ruas, dan Kota Cilegon 1 ruas,” kata Andra kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Menurut Andra, jangkauan pembangunan jalan desa terus diperluas untuk mendorong pemerataan konektivitas hingga ke wilayah pelosok.

“Program Bang Andra dirancang sebagai program pembangunan berkelanjutan. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat sektor pertanian dan UMKM, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jalan yang dibangun hari ini harus menjadi penghubung bagi tumbuhnya ekonomi, meningkatnya investasi, serta terbukanya peluang yang lebih besar bagi masyarakat desa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan mengatakan ruas jalan yang masuk dalam Program Bang Andra merupakan usulan pemerintah desa dan kelurahan melalui pemerintah kabupaten/kota.

Usulan tersebut kemudian diverifikasi dan disurvei oleh Pemprov Banten untuk memastikan kelayakan serta kesesuaiannya dengan kriteria program.

“Kami menerima usulan dari pemerintah kabupaten/kota, kemudian dilakukan survei untuk memastikan ruas jalan tersebut layak dan sesuai dengan kriteria Program Bang Andra sebagai program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Banten,” kata Arlan.

Arlan menjelaskan, jalan yang diprioritaskan adalah ruas yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Di antaranya akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pasar, pusat perdagangan, hingga kawasan pertanian.

“Tujuan utama program ini adalah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aktivitas dan pertumbuhan ekonomi di daerah,” pungkasnya. (Aldo)

Deni

Recent Posts

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Enam Pelanggaran Dibidik!

PANDEGLANG, – Siap-siap! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Polda Banten, bakal menggelar Operasi Patuh…

10 jam ago

Andra Soni Dukung Pelestarian Baduy, 70 Ribu Bibit Pohon Ditanam

LEBAK, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga kelestarian…

12 jam ago

Angka Kematian Bayi di Lebak Capai 149 Kasus Sepanjang 2026

LEBAK, – Angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 149 kasus sepanjang 2026.…

17 jam ago

PUB Guyur Baduy 70 Ribu Bibit, Tanah Ulayat Makin Sempit!

LEBAK, – Kepedulian terhadap masyarakat adat Baduy tak cukup hanya lewat kata-kata. Paguyuban Urang Banten…

19 jam ago

Jalan Rusak Makan Korban, Golkar dan Warga Cisata Siap Turun Tangan!

PANDEGLANG, – Tak ingin kerusakan jalan terus memakan korban, Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Cisata…

2 hari ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Bongkar Sejumlah Persoalan

SERANG, – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum…

2 hari ago