BERITA HOT

Gelontorkan Rp 184 Miliar, Pemprov Banten Bangun 62 Ruas Jalan Desa Lewat Program Bang Andra

SERANG, –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan anggaran Rp 184 miliar untuk membangun 62 ruas jalan desa dan satu jembatan melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Banten Tahun 2025. Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov Banten dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pembangunan mencakup 30 ruas jalan dan satu jembatan di Kabupaten Pandeglang, 17 ruas jalan di Kabupaten Lebak, delapan ruas jalan di Kabupaten Serang, lima ruas jalan di Kota Serang, serta dua ruas jalan di Kabupaten Tangerang.

“Program ini didukung anggaran sebesar Rp 184 miliar dengan total panjang jalan yang ditangani mencapai 71 kilometer,” kata Andra kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Andra menyebut Kabupaten Pandeglang dan Lebak menjadi wilayah dengan jumlah penanganan terbanyak. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah selatan Banten.

Ia mengklaim pembangunan jalan desa telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari memperlancar distribusi hasil pertanian hingga meningkatkan mobilitas warga.

“Pemprov Banten terus memperkuat komitmennya dalam membangun dari desa melalui Program Bang Andra,” ujarnya.

Menurut Andra, program tersebut merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Gubernur Andra Soni saat meninjau pembangunan jalan Bang Andra.

Ia menambahkan, pembangunan jalan desa juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan desa sebagai salah satu fokus utama pembangunan nasional.

“Saat ini kita memiliki pemimpin yang fokus membangun dari desa. Ini sejalan dengan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi,” ujarnya.

Andra menilai kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar di desa masih cukup besar. Sementara itu, kemampuan pendanaan melalui dana desa dinilai belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan jalan.

“Dengan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, pembangunan jalan desa menjadi tantangan tersendiri jika hanya mengandalkan dana desa,” katanya.

Karena itu, Pemprov Banten menghadirkan Program Bang Andra sebagai bentuk intervensi pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.

“Melalui Program Bang Andra, kita perlahan memangkas disparitas ekonomi antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Fokus utama program ini adalah memperbaiki perekonomian masyarakat di daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas,” jelasnya.

Andra menegaskan pembangunan jalan desa tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Ketika jalan desa menjadi lebih baik, biaya transportasi masyarakat bisa ditekan, hasil pertanian lebih mudah dipasarkan, dan aktivitas ekonomi tumbuh lebih cepat. Karena itu, pembangunan jalan desa memiliki dampak yang sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Aldo)

Deni

Recent Posts

Gubernur Andra Soni Hubungi Gubernur Lampung, Minta Warga Pesisir Bantu Cari 5 Wartawan Hilang

PANDEGLANG, – Gubernur Banten Andra Soni turun langsung memantau pencarian lima wartawan yang hilang kontak…

11 jam ago

Basarnas Sisir Selat Sunda, 8 Penumpang Speedboat Jurnalis Belum Ditemukan

JAKARTA, – Kabar belum ditemukannya delapan penumpang speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda,…

13 jam ago

SEMMI Banten Apresiasi AKBP Boy Jumalolo, Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Kritis Polisi

Bantenonline.com - Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Banten memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan…

20 jam ago

Tukin Kecil Bikin Gairah ASN Pandeglang Loyo, Inovasi dan PAD Ikut Terancam

PANDEGLANG, - Rendahnya tunjangan kinerja (tukin) atau tunjangan daerah (Tunda) Aparatur Sipil Negara (ASN) di…

21 jam ago

Dua Aset Banten Dilirik Investor, Nilainya Nyaris Rp1 Triliun

SERANG, – Pemerintah Provinsi Banten mulai menuai hasil dari upaya mengoptimalkan aset daerah. Dua aset…

23 jam ago

Warga Kahuripan Diajak Salat Istisqa di Tengah Kekeringan dan Abu Vulkanik

PANDEGLANG, – Warga Kampung Kahuripan, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, diajak untuk melaksanakan salat…

1 hari ago